spot_img
spot_img
BerandaBaliPemkot Denpasar Tancap Gas Hadapi Kemarau, 205 Hektare Sawah Ditanami Padi Cakrabuana

Pemkot Denpasar Tancap Gas Hadapi Kemarau, 205 Hektare Sawah Ditanami Padi Cakrabuana

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pertanian menggelar Gerakan Tanam (Gertam) Padi Varietas Cakrabuana Agritan di Subak Sembung, Kelurahan Peguyangan, Kecamatan Denpasar Utara, Kamis, 23 Juli 2026.

Program ini menjadi langkah strategis untuk mengantisipasi dampak musim kemarau sekaligus menjaga produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

Gerakan tanam diawali dengan penanaman simbolis di lahan seluas 10 are yang merupakan bagian dari kawasan Subak Sembung seluas lima hektare.

Pada kesempatan tersebut juga dimulai penyaluran bantuan benih padi varietas Cakrabuana Agritan untuk areal tanam seluas 205 hektare yang tersebar di 15 subak di Kota Denpasar.

Baca Juga:  Tidak Perhatikan Kendaraan Lain saat Belok, Truk Dihantam Motor di Jalur Denpasar-Gilimanuk

Kegiatan dihadiri Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kota Denpasar, I G.A.N. Anggreni Suwari mewakili Kepala Dinas Pertanian, Lurah Peguyangan I Gede Sudi Arcana, perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Provinsi Bali, pekaseh, penyuluh pertanian, serta para petani.

Mewakili Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, I G.A.N. Anggreni Suwari menjelaskan bahwa varietas Cakrabuana Agritan dipilih karena memiliki daya adaptasi yang baik terhadap kondisi musim kemarau serta berpotensi menghasilkan produktivitas yang tinggi.

“Melalui Gerakan Tanam ini pemerintah berharap para petani segera memanfaatkan bantuan benih yang telah disalurkan agar proses tanam dapat berlangsung tepat waktu,” ujarnya.

Baca Juga:  Sekda Adi Arnawa Hadiri HUT ke 43 Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana

Ia menjelaskan, percepatan masa tanam merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kota Denpasar untuk menjaga kesinambungan produksi padi di tengah tantangan perubahan iklim. Upaya tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan luas tambah tanam sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Selain itu, gerakan tanam serempak dinilai dapat meningkatkan efektivitas budidaya. Dengan pertumbuhan tanaman yang lebih seragam, risiko serangan organisme pengganggu tanaman dapat ditekan sehingga hasil panen diharapkan lebih optimal.

Pemerintah Kota Denpasar juga terus memperkuat sektor pertanian melalui penyediaan sarana produksi, pendampingan penyuluh pertanian, hingga penerapan inovasi teknologi budidaya bagi para petani.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Dukung Langkah Polres Tabanan Kembangkan Green House Presisi untuk Pangan Berkelanjutan

“Sinergi yang terjalin antara pemerintah, penyuluh, dan petani diharapkan mampu menjaga keberlangsungan pertanian perkotaan, memperkuat ketahanan pangan daerah, sekaligus melestarikan sistem Subak sebagai warisan budaya yang tetap hidup di tengah perkembangan Kota Denpasar,” ujarnya.

Melalui Gerakan Tanam Padi Varietas Cakrabuana Agritan ini, Pemkot Denpasar berharap produksi padi pada musim tanam Juli–Agustus 2026 tetap terjaga, sehingga mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di tengah tantangan perubahan iklim.(per/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments