Modus Narkoba Makin Beragam, Bunda Anti Narkoba Badung Minta Siswa Waspada Sejak Dini

0
401
Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, saat kegiatan MPLS yang dirangkaikan dengan penyuluhan bahaya narkoba bagi siswa baru di SMK TI Global Kuta Utara, Rabu (15/7).
Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, saat kegiatan MPLS yang dirangkaikan dengan penyuluhan bahaya narkoba bagi siswa baru di SMK TI Global Kuta Utara, Rabu (15/7). Sumber foto : Humas Badung

UPDATEBALI.com, MANGUPURA – Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung, Ny. Rasniathi Adi Arnawa, mengajak seluruh pihak untuk memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui edukasi yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

Menurutnya, lingkungan pendidikan menjadi salah satu tempat strategis dalam menanamkan pemahaman bahaya narkoba sejak dini kepada generasi muda.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK TI Global, Kuta Utara, Rabu, 15 Juli 2026, yang dirangkaikan dengan penyuluhan mengenai bahaya narkoba bagi para siswa baru.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala BNN Kabupaten Badung, perwakilan Kesbangpol Kabupaten Badung, Kepala Sekolah SMK TI Global, Ketua Yayasan Bali Global Denpasar, Dewan Pertimbangan Wanita Islam Kabupaten Badung, serta sejumlah undangan lainnya.

Baca Juga:  Lindungi Generasi Muda, Rasniathi Adi Arnawa Edukasi Siswa Baru Soal Bahaya Narkoba

Dalam kesempatan itu, Rasniathi menyampaikan bahwa masa transisi ketika siswa memasuki jenjang pendidikan baru merupakan periode penting dalam pembentukan karakter. Pada fase tersebut, para pelajar mulai mengenal lingkungan dan pergaulan yang lebih luas sehingga perlu dibekali pemahaman agar mampu mengambil keputusan yang tepat.

Ia menegaskan, sosialisasi bahaya narkoba tidak cukup dilakukan hanya sekali, tetapi harus terus diperluas agar menjadi pengetahuan dan perlindungan bagi anak-anak dalam menghadapi berbagai ancaman di lingkungan sekitar.

“Anak-anakku adalah harapan keluarga, kebanggaan Badung, dan penerus masa depan Bali. Ingatlah, narkoba tidak keren, bukan pula solusi masalah. Ia adalah perusak masa depan yang menghancurkan kesehatan, akal sehat, dan cita-cita kalian,” tegasnya.

Baca Juga:  "Ticket to Paradise" Film Komedi Romansa Sehangat Pulau Dewata

Rasniathi juga mengingatkan para siswa agar lebih waspada terhadap berbagai modus baru peredaran narkoba yang kini semakin beragam. Menurutnya, barang terlarang tersebut dapat saja disamarkan dalam bentuk makanan, minuman, maupun benda yang tampak biasa.

“Jangan terima makanan dari orang asing, berani katakan ‘TIDAK’ pada ajakan berisiko, dan segera sampaikan kepada orang tua atau guru jika menemukan hal mencurigakan,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia mengajak sekolah, keluarga, serta seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi generasi muda. Edukasi pencegahan narkoba harus berjalan seiring dengan upaya mengarahkan anak-anak untuk aktif dalam kegiatan positif.

Baca Juga:  Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba, BNN Tes Urine Supir Bus dan Pemudik di Terminal Mengwi

Menurutnya, pengembangan bakat, keterlibatan dalam kegiatan budaya dan keagamaan, serta membangun pergaulan yang sehat menjadi langkah penting agar generasi muda memiliki aktivitas yang bermanfaat dan terhindar dari pengaruh negatif.

Melalui penguatan edukasi yang dilakukan secara bersama-sama, Pemerintah Kabupaten Badung berharap para pelajar mampu menjadi generasi yang sehat, berkarakter, dan memiliki keteguhan untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba.(den/ub)