spot_img
spot_img
BerandaBaliTiga Anak Diserang Anjing Liar di Banyuasri

Tiga Anak Diserang Anjing Liar di Banyuasri

UPDATEBALI.com, BULELENG – Seekor anjing liar diduga mengamuk dan menggigit tiga anak di Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng, pada Jumat 26 Juni 2026. Beruntung, anjing tersebut berhasil ditemukan dan dieliminasi warga sehingga tidak menimbulkan korban lebih banyak.

Lurah Banyuasri, Nyoman Merta Sweca membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, aksi penyerangan berlangsung dalam kurun waktu sekitar satu jam dan sebagian kejadian sempat terekam kamera pengawas (CCTV).

Nyoman Merta menjelaskan, anjing liar tersebut pertama kali terlihat sekitar pukul 20.00 Wita datang dari arah timur yang diduga berasal dari kawasan Pasar Banyuasri menuju ke arah barat.

Korban pertama merupakan seorang anak dari pedagang yang berjualan di Jalan A. Yani. Setelah menggigit korban, anjing tersebut terus berlari ke arah barat dan kembali menyerang seorang anak lainnya sebelum memasuki kawasan Jalan Jalak Putih.

Baca Juga:  Bertemu Konjen Jepang dan Media Jepang, Wagub Cok Ace Jelaskan Kondisi Terkini Bali

“Anjing itu kemudian masuk ke Jalan Jalak Putih dan sekitar pukul 20.44 Wita kembali menggigit seorang anak yang sedang bermain di depan rumahnya,” Kata Nyoman Merta, dikonfirmasi Senin 29 Juni 2026.

Menurutnya, setelah menggigit korban ketiga, seekor anjing liar itu langsung melarikan diri ketika ada pengendara sepeda motor yang melintas di lokasi.

“Setelah menggigit korban ketiga, ada pengendara sepeda motor yang melintas sehingga anjing tersebut langsung lari ketakutan. Kejadian di lokasi ini sempat terekam CCTV,” Terangnya.

Baca Juga:  Populasi Anjing Rabies Meningkat, Distan Buleleng Minta Agar Anjing Disterilisasi

Menerima laporan dari masyarakat, pihak Kelurahan Banyuasri langsung berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan warga untuk melakukan penyisiran di sekitar lokasi.

Setelah dilakukan pencarian intensif, anjing yang telah menggigit tiga anak berusia sekitar lima hingga enam tahun itu akhirnya berhasil ditemukan dan dieliminasi oleh warga demi mencegah munculnya korban berikutnya.

Sementara itu, ketiga korban telah mendapatkan penanganan medis. Dua anak telah menerima vaksin anti rabies (VAR), sedangkan satu korban lainnya masih menunggu jadwal vaksinasi di Rumah Sakit Giri Emas.

Nyoman Merta menambahkan, pihak kelurahan sebenarnya telah melakukan langkah antisipasi sejak dua bulan lalu setelah adanya laporan kasus gigitan anjing liar di wilayah Kelurahan Banyuning.

Baca Juga:  Kapolda Bali Lepas Dua Bus Program Mudik Gratis

“Dua bulan lalu kami sudah melakukan sweeping eliminasi anjing liar di sekitar Kelurahan Banyuasri. Kami juga menggencarkan vaksinasi rabies massal terhadap anjing peliharaan milik warga,” Jelasnya.

Meski demikian, pihaknya menduga anjing yang menyerang ketiga anak tersebut merupakan anjing liar baru yang berasal dari kawasan Pasar Banyuasri.

Saat ini, Kelurahan Banyuasri bersama instansi terkait kembali melakukan pemantauan di lapangan untuk memastikan tidak ada lagi anjing liar yang berkeliaran dan membahayakan masyarakat.

“Kami cek kembali ke lapangan. Untuk langkah selanjutnya apakah akan dilakukan eliminasi lagi atau seperti apa, saat ini masih kami koordinasikan dengan pihak-pihak terkait,” Tandasnya.(dna/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments