UPDATEBALI.com, BULELENG – Seorang perempuan berinisial NA (58), warga Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya pada Kamis 4 Juni 2026.
Korban ditemukan setelah warga dan pihak keluarga curiga, lantaran tercium aroma tidak sedap yang berasal dari dalam rumah korban yang berada di kawasan Jalan Sri Rama, Banjar Dinas Bangkang, Desa Baktiseraga.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz mengatakan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang kerabat korban yang datang ke rumah untuk mengajaknya berjalan-jalan.
Saat tiba di lokasi sekitar pukul 06.30 Wita, saksi mencium bau tidak sedap dari dalam rumah. Setelah beberapa kali memanggil korban namun tidak mendapat jawaban, saksi kemudian menghubungi warga sekitar, keluarga korban, aparat desa, serta Bhabinkamtibmas untuk melakukan pengecekan bersama.
“Setelah dilakukan pemeriksaan, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya. Selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan kepada pihak kepolisian,” Kata Iptu Yohana seizin saat dikonfirmasi, Sabtu 6 Juni 2026.
Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Singaraja bersama tim medis dan Tim Inafis Polres Buleleng langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal terhadap korban.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban ditemukan dalam posisi terlentang di atas tempat tidur di dalam kamar. Tim medis memperkirakan korban telah meninggal dunia lebih dari lima hari sebelum ditemukan.
“Hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” Terangnya.
Selain itu, dari hasil olah TKP, petugas juga tidak menemukan adanya indikasi tindak pidana maupun kejanggalan lain di lokasi kejadian. Polisi menemukan sejumlah obat-obatan yang diduga milik korban, di antaranya obat jantung dan obat sesak napas.
Dari keterangan keluarga dan para saksi, korban diketahui telah lama menderita penyakit jantung dan gangguan pernapasan. Korban juga diketahui tinggal seorang diri di rumahnya.
“Berdasarkan keterangan saksi, hasil pemeriksaan medis dan olah TKP, dugaan sementara korban meninggal dunia karena sakit yang dideritanya,” Ujar Iptu Yohana.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Kabupaten Buleleng untuk penanganan lebih lanjut. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi.(Dna/ub)





