spot_img
spot_img
BerandaBaliBadungBKKBN Bali Luncurkan Sekolah Lansia di Dalung, Dorong Lansia Tetap Sehat, Mandiri,...

BKKBN Bali Luncurkan Sekolah Lansia di Dalung, Dorong Lansia Tetap Sehat, Mandiri, dan Produktif

UPDATEBALI.com, BADUNG – Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bali terus memperkuat upaya peningkatan kualitas hidup lanjut usia melalui peluncuran Sekolah Lansia (SL) Werdha Winangun Urip II di Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Selasa, 3 Juni 2026.

Program yang diikuti 50 lansia dari 23 banjar di Desa Dalung tersebut resmi diluncurkan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Dr. dr. Ni Luh Gede Sukardiasih, M.For., MARS, bertempat di Ruang Rapat Kantor Desa Dalung. Kegiatan dibuka oleh Perbekel Desa Dalung, I Gede Putu Arif Wiratya, S.Sos., serta dihadiri unsur pemerintah desa, kecamatan, dinas terkait, dan mitra pelayanan kesehatan.

Sekolah Lansia ini akan berlangsung selama 12 kali pertemuan dengan tujuan membentuk lansia yang sehat, mandiri, aktif, produktif, dan tetap memiliki peran dalam kehidupan keluarga maupun masyarakat.

Baca Juga:  Pramuka Buleleng Salurkan Bantuan Bumbung Kemanusiaan untuk Siswa Terdampak Banjir

Dalam arahannya, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Dr. dr. Ni Luh Gede Sukardiasih, M.For., MARS menekankan pentingnya membangun perspektif positif terhadap masa lanjut usia.

“Lansia harus bahagia, mandiri, dan berdaya. Jangan sedih menjadi lansia, tetapi harus bahagia dan bangga karena telah melewati berbagai fase kehidupan, mulai dari masa anak-anak, remaja, hingga dewasa. Menjadi lansia adalah anugerah yang patut disyukuri,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan Sekolah Lansia merupakan salah satu strategi untuk mempersiapkan masyarakat menghadapi peningkatan jumlah penduduk lanjut usia sekaligus memastikan mereka tetap memiliki kualitas hidup yang baik.

Sementara itu, Perbekel Desa Dalung, I Gede Putu Arif Wiratya, menyampaikan apresiasi atas dukungan Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bali yang kembali menghadirkan program Sekolah Lansia di wilayahnya.

Baca Juga:  MyAmerika Surabaya dan Japelidi Gelar Penguatan Literasi Digital Bagi Pemuda di Indonesia Timur

Ia berharap program tersebut mampu mencetak lansia yang tetap mandiri, sehat, aktif, dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.

“Keberadaan Sekolah Lansia diharapkan mampu menciptakan lansia yang mandiri, berdaya, sehat, dan bahagia sehingga tetap dapat memberikan manfaat bagi keluarga maupun masyarakat,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, peserta akan mendapatkan materi pembelajaran yang berfokus pada tujuh dimensi lansia tangguh, yakni spiritual, fisik, emosional, intelektual, sosial kemasyarakatan, vokasional, dan lingkungan.

Melalui berbagai materi tersebut, para lansia akan dibimbing untuk memperkuat keimanan, menjaga kesehatan dan kebugaran, mengelola emosi secara positif, meningkatkan kemampuan berpikir, memperluas hubungan sosial, mengembangkan keterampilan produktif, serta menciptakan lingkungan yang ramah dan aman bagi kelompok lanjut usia.

Baca Juga:  Kolaborasi di Bidang Pertanian dan Pendidikan, Bupati Sanjaya Tandatangani MoU dengan Universitas Muhammadiyah Malang

Peluncuran Sekolah Lansia Werdha Winangun Urip II menjadi bagian dari upaya bersama antara Pemerintah Desa Dalung, Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, dan berbagai pemangku kepentingan dalam meningkatkan kesejahteraan lansia di Bali.

Pada hari yang sama, BKKBN Provinsi Bali juga meresmikan dua Sekolah Lansia lainnya di Kabupaten Gianyar, yakni Sekolah Lansia Werdha Dharma Shanti di Desa Ketewel dengan 30 peserta dan Sekolah Lansia Werdha Gargita di Desa Tampaksiring yang diikuti 33 peserta.

Peresmian tiga Sekolah Lansia secara serentak tersebut menjadi wujud komitmen dalam memperluas akses pendidikan sepanjang hayat bagi lansia sekaligus mendukung terwujudnya lansia Bali yang sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat. (yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments