Bunda Anti Narkoba Badung Edukasi Pelajar SMPN 6 Mengwi, Tekankan Pentingnya Bentengi Diri dari Narkoba

0
297
Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa membuka Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMP Negeri 6 Mengwi, Rabu (3/6).
Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa membuka Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMP Negeri 6 Mengwi, Rabu (3/6). Sumber foto : humas badung

UPDATEBALI.com, MANGUPURA – Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, membuka kegiatan Sosialisasi Bahaya Narkoba bagi siswa SMP Negeri 6 Mengwi, Rabu, 3 Juni 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika sejak usia dini dengan menyasar kalangan pelajar sebagai generasi penerus bangsa.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung beserta jajaran, pengawas sekolah, Kepala SMP Negeri 6 Mengwi, Perbekel Desa Kekeran, serta narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Badung.

Dalam sambutannya, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menegaskan bahwa edukasi mengenai bahaya narkoba perlu diberikan sejak dini karena masa remaja merupakan periode penting dalam pembentukan karakter sekaligus fase yang rentan terhadap berbagai pengaruh negatif.

Baca Juga:  Sekda Adi Arnawa Serahkan SK CPNS PKN STAN

Menurutnya, rasa ingin tahu yang tinggi serta lingkungan pergaulan dapat menjadi faktor yang mendorong remaja terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika apabila tidak dibekali pengetahuan yang memadai.

“Usia remaja adalah masa emas pembentukan karakter, namun di sisi lain juga merupakan masa yang paling rentan terhadap pengaruh negatif dan penyalahgunaan narkoba. Oleh karena itu, edukasi dan sosialisasi seperti ini sangat penting dan mendesak untuk dilakukan, agar adik-adik sekalian memiliki bekal pengetahuan yang cukup untuk menolak, menjauhi, dan berani berkata ‘tidak’ terhadap segala bentuk tawaran zat berbahaya tersebut,” tegasnya.

Baca Juga:  Wabup Dirga Resmikan Pengangkutan Sampah Residu Desa Marga Dauh Puri ke TPA Tabanan

Ia berharap melalui sosialisasi tersebut para siswa memperoleh pemahaman yang benar mengenai berbagai jenis narkoba, dampak yang ditimbulkan terhadap kesehatan dan masa depan, serta konsekuensi hukum yang menyertai penyalahgunaannya.

Selain memberikan wawasan, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan diri para pelajar agar tidak mudah terpengaruh oleh ajakan maupun tekanan dari lingkungan sekitar.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman remaja tentang bahaya narkoba, memberikan pengetahuan yang benar mengenai jenis-jenisnya dan dampak yang ditimbulkan, serta memperkuat ketahanan diri adik-adik sekalian agar tidak terjerumus. Tidak hanya itu, kami juga ingin menegaskan bahwa ada konsekuensi hukum yang tegas, dan yang paling utama adalah bagaimana kita bersama-sama melakukan pencegahan, baik dari diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga:  Sekda Dewa Made Indra: Pramuka Bali Jadi Teladan Netralitas Jelang Pemilu

Menurut Nyonya Rasniathi, upaya memberantas penyalahgunaan narkoba tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari ancaman narkotika.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Badung berharap para pelajar dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dengan menularkan semangat hidup sehat dan menjauhi narkoba demi mewujudkan generasi muda yang berkualitas, berprestasi, dan berkarakter.(den/ub)