UPDATEBALI.com, MANGUPURA – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri Malam Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025 yang digelar di Hotel Made Bali, Senin, 1 Juni 2026.
Kegiatan yang bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian pendidikan dan pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Badung Tahun 2025.
Acara berlangsung penuh kebanggaan setelah seluruh anggota Paskibraka Badung 2025 berhasil menjalankan tugas pengibaran dan penurunan Sang Saka Merah Putih dengan baik, tertib, dan penuh tanggung jawab.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Badung beserta jajaran, Tim Perumus Kebijakan Pemerintah Kabupaten Badung, perwakilan Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Badung, orang tua anggota Paskibraka, tim pelatih, serta para anggota Purna Paskibraka Badung Tahun 2025.
Dalam kesempatan itu, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyerahkan sertifikat penghargaan secara simbolis kepada perwakilan anggota Paskibraka sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan mereka menyelesaikan masa pendidikan, pelatihan, dan pelaksanaan tugas kenegaraan.
Rasniathi menyampaikan rasa bangga atas semangat, disiplin, dan komitmen yang ditunjukkan para anggota selama mengikuti seluruh proses pembinaan hingga sukses menjalankan tugas pada upacara peringatan Hari Lahir Pancasila.
“Kepada seluruh Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025, kami sampaikan rasa hormat dan apresiasi yang setinggi-tingginya. Kalian telah membuktikan bahwa generasi muda Badung memiliki karakter yang kuat, berintegritas, dan berjiwa nasionalis yang tinggi dalam mengemban amanah negara,” tegasnya.
Menurutnya, keberhasilan para anggota Paskibraka tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga membawa kebanggaan bagi keluarga, sekolah, masyarakat, serta Pemerintah Kabupaten Badung.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para orang tua dan tim pelatih yang telah memberikan dukungan serta pendampingan selama proses pembentukan karakter para peserta.
Rasniathi berharap pengalaman yang diperoleh selama mengikuti pendidikan dan pelatihan Paskibraka dapat menjadi bekal berharga dalam perjalanan hidup para anggota. Ia menekankan pentingnya menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga pengalaman berharga ini menjadi bekal untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila, menjaga persatuan dan kesatuan, serta menjadi teladan di tengah masyarakat. Jadilah generasi yang berprestasi, berkarakter luhur, dan senantiasa memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan bangsa Indonesia tercinta,” tutupnya.(den/ub)





