spot_img
spot_img
BerandaBaliBadungBupati Adi Arnawa Instruksikan Dana APBDes untuk SSB, Pembinaan Pesepak Bola Muda...

Bupati Adi Arnawa Instruksikan Dana APBDes untuk SSB, Pembinaan Pesepak Bola Muda Dimulai dari Desa

UPDATEBALI.com, MANGUPURA – Pemerintah Kabupaten Badung menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembinaan olahraga sejak usia dini, khususnya sepak bola.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa berencana menerbitkan surat edaran yang mewajibkan seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Badung membentuk Sekolah Sepak Bola (SSB) mulai tahun 2027.

Kebijakan tersebut disampaikan saat Bupati Adi Arnawa menghadiri Turnamen Sepak Bola Usia Dini Spirit Never Give Up ke-6 di Lapangan Sepak Bola Desa Ungasan, Kuta Selatan, Jumat, 29 Mei 2026.

Menurutnya, pembentukan SSB di setiap desa menjadi langkah strategis untuk menjaring sekaligus membina talenta-talenta muda sepak bola secara berkelanjutan. Untuk mendukung program tersebut, pemerintah desa akan diarahkan mengalokasikan anggaran melalui APBDes.

Baca Juga:  Sukses Indra Sjafri yang Terulang di Phnom Penh

“Mulai tahun 2027, saya menginstruksikan seluruh Perbekel (Kepala Desa) se-Kabupaten Badung untuk memasang anggaran khusus pada APBDes guna menyiapkan SSB di masing-masing desa,” ujar Adi Arnawa.

Ia menjelaskan, pembinaan atlet harus dilakukan secara berjenjang mulai dari kelompok umur 8 tahun, 10 tahun, 12 tahun, 15 tahun hingga 17 tahun. Dengan sistem pembinaan yang terstruktur, Badung diharapkan mampu menghasilkan pemain berkualitas dari hasil pembinaan daerah sendiri.

Untuk mengakomodasi perkembangan para pemain muda tersebut, Pemkab Badung juga menyiapkan kompetisi resmi bertajuk Liga Mangupura yang akan menjadi wadah pembinaan sekaligus ajang pencarian bakat.

Baca Juga:  Bupati Mahayastra Dengarkan PU Fraksi DPRD

“Kami ingin mencetak pemain yang matang dari hasil binaan sendiri. Dari sanalah kita akan mendapatkan atlet berkualitas untuk mewakili Badung dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar (Porjar), Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), hingga Pekan Olahraga Nasional (PON),” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sepak bola usia dini, Pemkab Badung turut menyerahkan bantuan dana stimulan sebesar Rp30 juta untuk mendukung pelaksanaan Turnamen Spirit Never Give Up ke-6.

Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen I Made Sumaarjaya menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Bupati Badung terhadap pembinaan sepak bola usia muda.

Ia menjelaskan bahwa rangkaian turnamen telah berlangsung sejak Februari lalu dengan mempertandingkan kelompok umur 13 dan 15 tahun. Saat ini kompetisi memasuki pertandingan kelompok umur 8, 10, dan 12 tahun.

Baca Juga:  Stadion Debes Memerah, Tabanan Ungguli Karangasem di Babak Penyisihan Liga Kampung Sepak Bola PDI Perjuangan

“Saat ini kompetisi dilanjutkan untuk kelompok umur 8, 10, dan 12 tahun. Seluruh rangkaian kegiatan ini didanai oleh Pemerintah Desa melalui APBDes serta didukung penuh oleh Desa Adat Ungasan yang memfasilitasi sarana lapangan olahraga,” kata Sumaarjaya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kelian Desa Adat Ungasan yang juga Anggota DPRD Provinsi Bali I Wayan Disel Astawa, perwakilan Camat Kuta Selatan, Perbekel Desa Ungasan, Ketua BPD, LPM, Kelian Banjar Dinas, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.(den/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments