UPDATEBALI.com, BULELENG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan insan pendidikan asal Kabupaten Buleleng di tingkat nasional.
Dr. Ni Putu Ayu Hervina Sanjayanti berhasil meraih penghargaan Inovator Pendidikan 2026 kategori Pendidikan Non-Formal dalam ajang “Apresiasi Nasional Insan Pendidikan Berdampak 2026”.
Penghargaan tersebut diraih melalui inovasi bertajuk “Model SANJAYANTI Terintegrasi Tri Hita Karana: Menganyam Literasi dan Kecakapan Hidup untuk Akselerasi Asta Cita dan SDGs di PKBM Widya Aksara”.
Model pembelajaran ini dinilai mampu menggabungkan penguatan literasi, kecakapan hidup, serta nilai-nilai budaya lokal Bali berbasis filosofi Tri Hita Karana.
Ajang penghargaan nasional tersebut diselenggarakan oleh GuruInovatif.id bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Puncak penghargaan dan talkshow inspiratif digelar secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat , 8 Mei 2026, dengan melibatkan sekitar 400 peserta dan nominator dari berbagai daerah di Indonesia.
Dikonfirmasi Minggu, 10 Mei 2026, Hervina mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus menghadirkan inovasi pendidikan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya pada sektor pendidikan non-formal.
“Pendidikan non-formal memiliki peran strategis dalam membuka akses pembelajaran sepanjang hayat. Melalui model SANJAYANTI, kami berupaya menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya menguatkan literasi, tetapi juga membangun kecakapan hidup dan karakter berbasis budaya lokal,” ujar Hervina.
Ia menambahkan, pendekatan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat menjadi kunci dalam membentuk sumber daya manusia yang adaptif menghadapi perubahan zaman.
“Kami ingin peserta didik memiliki kemampuan untuk bertahan, berkembang, dan tetap berakar pada nilai-nilai budaya serta harmoni kehidupan sebagaimana filosofi Tri Hita Karana,” tegasnya.
Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari kalangan pendidikan di Kabupaten Buleleng. Keberhasilan itu dinilai menjadi bukti bahwa inovasi pendidikan dari daerah mampu bersaing sekaligus memberi kontribusi nyata di tingkat nasional.
Capaian yang diraih Hervina juga diharapkan dapat memotivasi satuan pendidikan formal maupun non-formal untuk terus menghadirkan pembelajaran yang kreatif, inklusif, dan berdampak bagi masyarakat luas.
Dengan penghargaan ini, Kabupaten Buleleng kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi pendidikan yang sejalan dengan penguatan literasi, pengembangan keterampilan hidup, serta pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).(adv/ub)





