spot_img
spot_img
BerandaBaliDorong Ekonomi dan Pariwisata, Bupati Satria Launching Proyek Jalan Strategis di Nusa...

Dorong Ekonomi dan Pariwisata, Bupati Satria Launching Proyek Jalan Strategis di Nusa Penida

UPDATEBALI.comKLUNGKUNG – Pemerintah Kabupaten Klungkung terus mempercepat penuntasan infrastruktur jalan di wilayah Nusa Penida.

Komitmen tersebut ditunjukkan dengan peluncuran paket pekerjaan Peningkatan Jalan Sampalan–Toyapakeh oleh Bupati Klungkung, I Made Satria bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Klungkung, Senin, 11 Mei 2026.

Proyek strategis ini mencakup peningkatan jalan sepanjang 8 kilometer yang selama ini menjadi akses utama masyarakat sekaligus jalur vital bagi aktivitas pariwisata di Nusa Penida.

Baca Juga:  Bank Indonesia dan APVA Dorong Kepatuhan KUPVA BB di Era Digital Melalui Rakernas 2024 di Bali

Pemerintah daerah menargetkan seluruh tahapan pekerjaan dapat dipercepat mulai bulan Mei guna memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan.

Bupati Satria mengatakan, perbaikan infrastruktur jalan menjadi prioritas pemerintah daerah untuk mendukung mobilitas masyarakat dan sektor pariwisata di kawasan kepulauan tersebut.

“Kami mohon masyarakat untuk sedikit bersabar selama proses pengerjaan berlangsung. Pemerintah Kabupaten Klungkung berkomitmen penuh untuk segera menuntaskan jalan rusak yang ada di Nusa Penida,” ujar Bupati Satria saat meninjau lokasi proyek.

Baca Juga:  Pemkab Jembrana Peringati Tumpek Wayang Secara Sekala dengan Bersihkan Pura Kembar

Ia berharap peningkatan kualitas jalan Sampalan–Toyapakeh dapat menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dengan akses jalan yang lebih baik, sektor pariwisata Nusa Penida diyakini mampu berkembang lebih pesat dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Klungkung, Made Jati Laksana menjelaskan, proyek tersebut dikerjakan oleh PT Aditya Sinar Pratama dengan konsultan pengawas CV Dinamika Desain.

Baca Juga:  Kemenag Targetkan Pembangunan Sekolah Berbasis Hindu di Tiap Provinsi

Kontrak proyek tercatat senilai Rp50.684.831.307,82 dengan tanggal kontrak 4 Mei 2026. Pekerjaan memiliki jangka waktu pelaksanaan selama 240 hari kalender dan masa pemeliharaan 360 hari kalender.

“Proyek dengan nilai investasi mencapai lebih dari Rp 50,6 Miliar ini diharapkan tidak hanya meningkatkan konektivitas antarwilayah, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat di Nusa Penida,” harapnya.(yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments