Dorong Ekonomi dan Pariwisata, Bupati Satria Launching Proyek Jalan Strategis di Nusa Penida

0
59
Pemerintah Kabupaten Klungkung mulai mempercepat perbaikan Jalan Sampalan–Toyapakeh di Nusa Penida sepanjang 8 kilometer senilai Rp50,6 miliar guna meningkatkan akses masyarakat dan mendukung pariwisata.
Pemerintah Kabupaten Klungkung mulai mempercepat perbaikan Jalan Sampalan–Toyapakeh di Nusa Penida sepanjang 8 kilometer senilai Rp50,6 miliar guna meningkatkan akses masyarakat dan mendukung pariwisata. Sumber foto : Humas Klungkung

UPDATEBALI.comKLUNGKUNG – Pemerintah Kabupaten Klungkung terus mempercepat penuntasan infrastruktur jalan di wilayah Nusa Penida.

Komitmen tersebut ditunjukkan dengan peluncuran paket pekerjaan Peningkatan Jalan Sampalan–Toyapakeh oleh Bupati Klungkung, I Made Satria bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Klungkung, Senin, 11 Mei 2026.

Proyek strategis ini mencakup peningkatan jalan sepanjang 8 kilometer yang selama ini menjadi akses utama masyarakat sekaligus jalur vital bagi aktivitas pariwisata di Nusa Penida.

Baca Juga:  Terapkan Pola Hidup Sehat, PT Enam Tiga Sejahtera Singaraja Gelar Senam Zumba di Taman Kota Singaraja

Pemerintah daerah menargetkan seluruh tahapan pekerjaan dapat dipercepat mulai bulan Mei guna memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan.

Bupati Satria mengatakan, perbaikan infrastruktur jalan menjadi prioritas pemerintah daerah untuk mendukung mobilitas masyarakat dan sektor pariwisata di kawasan kepulauan tersebut.

“Kami mohon masyarakat untuk sedikit bersabar selama proses pengerjaan berlangsung. Pemerintah Kabupaten Klungkung berkomitmen penuh untuk segera menuntaskan jalan rusak yang ada di Nusa Penida,” ujar Bupati Satria saat meninjau lokasi proyek.

Baca Juga:  OJK dan Pemkab Klungkung Gelar Edukasi kepada Penyandang Disabilitas dalam Rangka Hari Konsumen Nasional

Ia berharap peningkatan kualitas jalan Sampalan–Toyapakeh dapat menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dengan akses jalan yang lebih baik, sektor pariwisata Nusa Penida diyakini mampu berkembang lebih pesat dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Klungkung, Made Jati Laksana menjelaskan, proyek tersebut dikerjakan oleh PT Aditya Sinar Pratama dengan konsultan pengawas CV Dinamika Desain.

Baca Juga:  LPPD 2025 Dirilis, Kinerja Pembangunan Klungkung Tunjukkan Peningkatan

Kontrak proyek tercatat senilai Rp50.684.831.307,82 dengan tanggal kontrak 4 Mei 2026. Pekerjaan memiliki jangka waktu pelaksanaan selama 240 hari kalender dan masa pemeliharaan 360 hari kalender.

“Proyek dengan nilai investasi mencapai lebih dari Rp 50,6 Miliar ini diharapkan tidak hanya meningkatkan konektivitas antarwilayah, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat di Nusa Penida,” harapnya.(yud/ub)