UPDATEBALI.com, BADUNG – Gubernur Bali Wayan Koster secara resmi membuka kegiatan Doa Puasa Ester Nasional (DOPEN) 2026 yang mengusung tema Excellent Spirit, bertempat di Hotel Infinity, Jimbaran, Kabupaten Badung, Selasa 28 April 2026.
Kegiatan spiritual berskala nasional ini diikuti oleh 402 peserta dari 24 provinsi di Indonesia dan berlangsung selama empat hari, mulai 28 April hingga 1 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Gubernur Koster menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang dinilai sarat makna spiritual serta kepedulian terhadap Bali dan masyarakatnya.
“Acara ini sungguh luar biasa diisi dengan berpuasa selama 3 hari oleh seluruh peserta dengan tujuan mulia mendoakan Pulau Bali termasuk Pemerintah Provinsi Bali dan seluruh masyarakat Bali agar hidup aman sejahtera sesuai dengan visi nangun sat kerthi loka Bali yang menjaga kesucian serta keharmonisan alam, manusia, dan kebudayaan Bali untuk kesejahteraan lahir dan batin masyarakat Bali,” ucap Koster.
Menurutnya, kegiatan doa bersama tersebut mencerminkan dukungan nyata bagi Bali agar tetap berada dalam kondisi aman, damai, dan terhindar dari berbagai pengaruh negatif. Ia menilai semangat yang dibangun dalam kegiatan ini sejalan dengan visi pembangunan Nangun Sat Kerthi Loka Bali.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Bali dan masyarakat Bali, saya menyampaikan terima kasih serta apresiasi setinggi-tingginya atas doa yang luar biasa ini. Mari kita bersama-sama menjaga Bali agar Bali semakin maju, harmonis, dan sejahtera,” ujar Gubernur Koster.
Gubernur juga menyampaikan penghargaan atas deklarasi doa yang dipersembahkan sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat Bali, sekaligus memohon maaf apabila dalam penyelenggaraan pemerintahan masih terdapat kekurangan.
Ia menegaskan pentingnya menjaga persatuan, keharmonisan sosial, serta kelestarian budaya dan lingkungan sebagai kunci agar Bali tetap menjadi destinasi yang damai, suci, dan berbudaya di mata dunia.
Pemerintah Provinsi Bali berharap nilai toleransi dan kebersamaan lintas umat yang tercermin dalam kegiatan ini dapat terus dijaga sebagai fondasi pembangunan ke depan.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana DOPEN 2026, Pdt. Noni Helda, menjelaskan bahwa seluruh peserta menjalani doa puasa selama 24 jam penuh selama tiga hari tanpa makan dan minum sebagai bentuk pengabdian spiritual.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Bali atas kehadiran dan dukungannya dalam membuka kegiatan tersebut, serta menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang mengikuti rangkaian doa puasa nasional tersebut.(yud/ub)





