UPDATEBALI.com, BULELENG – Seorang pemuda bernama Ardian Putra Wardana (22) dikabarkan tenggelam saat mandi bersama teman-temannya di Air Terjun Tembok Barak, Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Buleleng pada Sabtu 26 April 2026 sekitar pukul 16.30 Wita.
Tim SAR Gabungan sempat melakukan pencarian, akan tetapi hingga pukul 22.30 Wita korban masih belum ditemukan. Berdasarkan informasi yang didapat awalnya korban asal desa Sidoarum, Kecamatan Godean, Sleman, Yogyakarta tersebut datang bersama enam rekannya untuk menikmati keindahan wisata air terjun tembok barak.
Mereka adalah pegawai Badan Pusat Statistik Kabupaten Buleleng yang terdiri dari tiga perempuan dan empat laki-laki ini. Sekitar pukul 16.00 Wita empat orang berenang di area air terjun.
Malangnya korban yang diduga tidak bisa berenang tersebut nekat ke bagian tengah air terjun. Hingga akhirnya salah seorang temannya sempat mendengar suara minta tolong. Teman-teman korban kemudian bergerak cepat membantu agar korban menepi, akan tetapi derasnya arus air membuat tubuh korban kembali terseret ke tengah.
Upaya lain sempat dilakukan teman-temannya untuk bisa mengangkat tubuh korban ke permukaan. Namun kondisinya diduga sudah kelelahan tidak mampu bertahan hingga akhirnya kembali terseret arus dan masuk ke bagian palung di sisi kanan lokasi kejadian.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng Kadek Donny Indrawan saat dikonfirmasi membenarkan terkait adanya laporan orang tenggelam saat mandi di Air Terjun Tembok Barak. Menindaklanjuti laporan tersebut, sebanyak 6 peronsel Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan pencarian.
“Upaya pencarian dengan usaha renang maupun snorkling dan selam sempat dilakukan. Kondisi pencahayaan di lokasi sangatlah terbatas, sehingga tim SAR Gabungan tidak bisa secara maksimal melakukan upaya penyisiran. Rencananya operasi SAR akan kembali dilanjutkan besok (hari ini) pagi,” Kata dia, Minggu 26 April 2026.
Adapun unsur SAR terlibat diantaranya dari Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Damkar Buleleng, BPBD Buleleng, PMI Buleleng, Polairud Buleleng, Polsek Sukasada, PAMAPTA Polres Buleleng, Bhabinkamtibmas Sambangan, Babinsa Sambangan, Pokdarwis Aling-Aling Sambangan, Badan Statistik Buleleng, perangkat Desa Sambangan, masyarakat setempat beserta rekan korban.(dna/ub)





