spot_img
spot_img
BerandaBaliSinergi Data Daerah, Buleleng Maksimalkan Peran BIMA Sakti dan Satu Data Indonesia

Sinergi Data Daerah, Buleleng Maksimalkan Peran BIMA Sakti dan Satu Data Indonesia

UPDATEBALI.com, BULELENG — Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosanti) terus memperkuat kualitas data daerah melalui program pembinaan Buleleng Masyarakat Statistik (BIMA Sakti) yang diinisiasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Buleleng.

Kepala Bidang Persandian dan Statistik Komang Ery Marta Pariata menyampaikan bahwa BIMA Sakti merupakan bagian dari fungsi pembinaan statistik oleh BPS dalam kerangka Satu Data Indonesia.

Dalam implementasinya, BPS bertindak sebagai pembina data, Kominfosanti sebagai wali data, Bappeda sebagai sekretariat data, dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai produsen data.

Baca Juga:  Sinergi BPS dan Pemkab Buleleng, DDA 2023 Siap Dipublikasi

“Tujuan utama pembinaan ini adalah meningkatkan kualitas data agar sesuai dengan kaidah statistik, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, serta memastikan sinkronisasi data antar perangkat daerah,” ujarnya, Sabtu, 25 April 2026.

Program BIMA Sakti dirancang berkelanjutan dengan pelaksanaan lima kali kegiatan dalam setahun. Melalui langkah ini, pemerintah daerah menargetkan data yang dihasilkan tidak hanya akurat, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sebagai wali data, Kominfosanti memegang peran strategis dalam mengelola serta mendiseminasikan data sektoral yang dihimpun dari berbagai OPD. Salah satu bentuknya adalah penyediaan data sebaran titik layanan WiFi gratis di seluruh kecamatan di Kabupaten Buleleng yang dapat diakses masyarakat.

Baca Juga:  Wabup Sutjidra Serahkan Bantuan pada Korban Kebakaran di Sanggalangit

Selain penguatan data, pemerintah juga mendorong peningkatan literasi statistik melalui berbagai kanal informasi, termasuk portal Satu Data Buleleng dan media sosial.

Informasi disajikan dalam bentuk infografis melalui program “Minfotik” agar lebih mudah dipahami masyarakat.

“Melalui literasi statistik, masyarakat diajak memahami informasi berbasis data dan memanfaatkannya dalam kehidupan sehari-hari, seperti penggunaan ruang terbuka hijau, pengenalan potensi pasar tradisional, hingga sektor UMKM,” imbuhnya.

Baca Juga:  Wabup Kasta Ingatkan Prokes Ketat Setelah Siswa SMP Terpapar Covid-19

Partisipasi aktif masyarakat juga dinilai penting dalam menghasilkan data berkualitas. Pelaku usaha dan UMKM diharapkan memberikan data yang akurat sesuai kondisi lapangan, khususnya dalam pelaksanaan sensus ekonomi oleh BPS.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, BPS, OPD, dan masyarakat, ekosistem data di Kabupaten Buleleng diharapkan semakin kuat, terintegrasi, serta mampu mendukung perumusan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.(adv/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments