UPDATEBALI.com, BADUNG — Pemerintah Kabupaten Badung kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan upacara adat dan keagamaan masyarakat.
Hal ini terlihat dari kehadiran Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dalam rangkaian Karya Maligia Punggel yang disertai nyekah massal di Griya Agung Banjar Aseman, Desa Abiansemal, Rabu 15 April 2026.
Kegiatan yadnya yang dipusatkan di Bale Peyadnyan Tegal Suci tersebut merupakan bentuk pelaksanaan upacara bersama yang bertujuan meringankan beban krama, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat adat.
Dalam kesempatan itu, Bupati Adi Arnawa menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus hadir mendukung kegiatan adat, budaya, dan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan yang berakar pada kearifan lokal.
“Pemerintah Kabupaten Badung akan selalu berupaya hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pembangunan infrastruktur, tetapi juga dalam pelestarian adat dan budaya. Kegiatan seperti ini sangat penting karena mampu memperkuat kebersamaan sekaligus meringankan beban masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara tepat serta dikelola dengan baik melalui pengawasan bersama. Menurutnya, pelaksanaan nyekah massal tidak hanya membantu dari sisi pembiayaan, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial di tingkat desa adat.
Selain itu, Bupati mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama masyarakat.
Rangkaian Karya Maligia Punggel ini telah berlangsung sejak 3 Maret 2026, diawali dengan prosesi matur piuning, dan mencapai puncak karya pada 16 April 2026. Selanjutnya, upacara akan ditutup pada 17 April 2026 dengan rangkaian pralina puja, nganyut, sangkud, hingga nilapati. Seluruh prosesi dilaksanakan secara gotong royong dengan melibatkan sekitar 63 pengiring serta dukungan swadaya krama.
Sementara itu, Perbekel Abiansemal sekaligus panitia kegiatan, Ida Bagus Bisma Wiratma, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Badung serta kekompakan masyarakat Banjar Aseman. Ia menyebutkan bahwa tingginya biaya pelaksanaan upacara menjadi salah satu alasan pelaksanaan secara massal dipilih sebagai solusi.
“Kami berterima kasih atas dukungan Bapak Bupati dan seluruh pihak. Bantuan ini sangat membantu krama sehingga upacara dapat berjalan sesuai rencana,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Badung Ni Luh Putu Gede Rara Hita Sukma Dewi, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Badung I Nyoman Rudiarta, Sekcam Abiansemal, serta unsur Tripika Abiansemal.(den/ub)





