UPDATEBALI.com, DENPASAR – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan di daerah dalam rangka mendorong pengembangan sektor jasa keuangan yang kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan ekonomi Bali.
Penegasan tersebut disampaikan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Hernawan Bekti Sasongko, saat memberikan sambutan dalam acara Pengukuhan Kepala Kantor OJK Provinsi Bali di Denpasar, Selasa 14 April 2026.
Dalam kesempatan itu, Parjiman resmi dikukuhkan sebagai Kepala Kantor OJK Provinsi Bali menggantikan pejabat sebelumnya, Kristrianti Puji Rahayu.
Hernawan menekankan bahwa efektivitas pelaksanaan tugas OJK di daerah sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan, profesionalisme, serta kemampuan membangun komunikasi yang solid dengan seluruh pemangku kepentingan.
“Keberhasilan pelaksanaan tugas OJK di daerah sangat bergantung pada integritas dan kemampuan pejabat dalam menjalin komunikasi, koordinasi, serta kerja sama dengan seluruh stakeholders,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa penguatan sinergi akan berdampak langsung pada peningkatan kontribusi sektor jasa keuangan terhadap perekonomian daerah, termasuk pemerataan kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, ia menilai adanya perluasan tugas OJK melalui implementasi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) menuntut pejabat di daerah untuk semakin adaptif, kompeten, dan responsif terhadap dinamika sektor keuangan.
Rotasi dan mutasi jabatan di lingkungan OJK, kata dia, merupakan bagian dari strategi organisasi untuk menjaga kesinambungan kinerja sekaligus memperkuat peran OJK di daerah agar tetap stabil dan berdaya tahan.
Sementara itu, Gubernur Bali I Wayan Koster menyampaikan apresiasi atas penguatan kerja sama yang selama ini terjalin antara Pemerintah Provinsi Bali, OJK, dan Bank Indonesia.
Menurutnya, sinergi tersebut berperan penting dalam mendukung perumusan serta pelaksanaan berbagai program pembangunan daerah, khususnya yang berkaitan dengan penguatan sektor ekonomi masyarakat.
“Hubungan antara Pemerintah Provinsi Bali, OJK, dan Bank Indonesia berjalan sangat baik. Ini sangat membantu dalam menyusun dan menjalankan program pembangunan yang membutuhkan dukungan sektor jasa keuangan,” kata Koster.
Acara pengukuhan turut dihadiri oleh Deputi Komisioner OJK Sistem Informasi dan Daerah Bambang Mukti Riyadi, anggota DPD RI perwakilan Bali, pimpinan Forkopimda Provinsi Bali, Bupati Badung, pimpinan asosiasi dan lembaga jasa keuangan, serta perwakilan perguruan tinggi di Bali.(yud/ub)





