spot_img
spot_img
BerandaBali687 Mahasiswa Diterjunkan ke 50 Desa, OJK Bali Gencarkan Literasi Keuangan hingga...

687 Mahasiswa Diterjunkan ke 50 Desa, OJK Bali Gencarkan Literasi Keuangan hingga Pelosok

UPDATEBALI.com, DENPASAROtoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi melalui program Kuliah Kerja Nyata Literasi dan Inklusi Keuangan (KKN LIK) 2026.

Program ini melibatkan 687 mahasiswa yang akan diterjunkan ke 50 desa di sembilan kabupaten/kota di Bali selama Juli hingga Agustus 2026 untuk memperluas edukasi keuangan kepada masyarakat.

Empat perguruan tinggi yang terlibat dalam program tersebut yakni Universitas Udayana, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Universitas Warmadewa, dan Universitas Dhyana Pura. Kolaborasi ini menjadi bagian dari strategi OJK dalam mempercepat peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

Kepala OJK Provinsi Bali, Parjiman, mengatakan keterlibatan dunia akademik menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan edukasi keuangan hingga ke tingkat desa.

Baca Juga:  Cerdas Bertransaksi di Era Digital, OJK Libatkan 1.000 Perempuan dalam Edukasi Keuangan

“OJK tidak dapat berjalan sendiri dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di daerah khususnya di Provinsi Bali. Diperlukan aliansi strategis untuk mewujudkannya, bersama bergotong royong ‘Sagilik Saguluk, Salunglung Sabayantaka. Paras Paros Sarpanaya,’” kata Parjiman saat penutupan pembekalan khusus KKN LIK 2026 di Kantor OJK Provinsi Bali.

Sebelum diterjunkan ke lokasi KKN, seluruh peserta mendapatkan pembekalan khusus dari OJK. Materi yang diberikan meliputi pengenalan tugas dan fungsi OJK, perlindungan konsumen, kewaspadaan terhadap kejahatan di sektor jasa keuangan, pengelolaan keuangan, hingga berbagai isu literasi keuangan lainnya.

Pembekalan dilaksanakan secara bertahap pada 6 Juli untuk mahasiswa Universitas Udayana, 8 Juli bagi peserta Universitas Pendidikan Ganesha, serta 9 Juli untuk mahasiswa Universitas Warmadewa dan Universitas Dhyana Pura.

Baca Juga:  Jelang Perhelatan Event Internasional G-20, Pawas Polsek Kuta Laksanakan KRYD

Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa akan menjalankan berbagai program edukasi, antara lain Edukasi Ngiring ke Banjar, Edukasi Keluarga Cerdas Keuangan, Edukasi Sekolah, Edukasi Pemuda Desa, survei potensi desa, hingga survei tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Sebanyak 687 mahasiswa akan ditempatkan di 50 desa yang tersebar di Kabupaten Badung, Tabanan, Gianyar, Klungkung, Jembrana, Karangasem, Buleleng, Bangli, serta Kota Denpasar.

Program KKN LIK 2026 merupakan pelaksanaan tahun keempat sejak pertama kali digelar pada 2023. Selama tiga tahun terakhir, program ini telah menjangkau 100 desa di Bali dengan melibatkan lebih dari 1.500 mahasiswa.

Baca Juga:  HUT ke-422 Singaraja Berlangsung Meriah, Gubernur Koster Puji Percepatan Pembangunan Buleleng

Sebagai bentuk apresiasi, seluruh peserta memperoleh perlindungan berupa jaminan jiwa dan kecelakaan kerja dari BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, Bursa Efek Indonesia juga memberikan top up dana investasi bagi peserta yang telah memiliki Rekening Dana Nasabah (RDN).

OJK berharap pemerintah desa dan masyarakat dapat mendukung seluruh rangkaian kegiatan mahasiswa selama menjalankan KKN agar edukasi keuangan dapat menjangkau lebih banyak warga.

Ke depan, OJK Provinsi Bali menegaskan komitmennya untuk terus memperluas sinergi dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi, pelaku usaha jasa keuangan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya guna mempercepat peningkatan literasi dan inklusi keuangan sebagai fondasi penguatan ekonomi daerah.(yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments