spot_img
spot_img
BerandaBali304 Peserta Berlaga di Turnamen Hari Pajak 2026, Wali Kota Jaya Negara...

304 Peserta Berlaga di Turnamen Hari Pajak 2026, Wali Kota Jaya Negara Tekankan Pentingnya Pajak

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar memanfaatkan peringatan Hari Pajak Tahun 2026 untuk menguatkan semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat melalui penyelenggaraan Turnamen Tenis Meja Hari Pajak.

Kegiatan yang dibuka langsung Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, didampingi Wakil Wali Kota I Kadek Agus Arya Wibawa di Graha Yowana Suci, Jumat 17 Juli 2026, akan berlangsung hingga Sabtu 18 Juli 2026.

Turnamen tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Pajak sekaligus sarana mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pajak sebagai sumber utama pembiayaan pembangunan daerah.

Hadir dalam pembukaan kegiatan itu Ketua Komisi II DPRD Kota Denpasar I Wayan Sutama, Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Direktur Utama BPD Bali I Nyoman Sudharma, jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta sejumlah undangan lainnya. Setelah seremoni pembukaan, Jaya Negara dan Arya Wibawa turut mengikuti pertandingan ekshibisi bersama para peserta.

Baca Juga:  Lestarikan Permainan Tradisional, Wawali Arya Wibawa Dukung Rare Bali Festival 2024

Pelaksana Tugas Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Adhi Mertha, menjelaskan bahwa Hari Pajak bukan hanya dimaknai sebagai momentum peningkatan penerimaan daerah, tetapi juga sebagai upaya mempererat kerja sama seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan. Menurutnya, cabang olahraga tenis meja dipilih karena mengandung nilai sportivitas, kebersamaan, dan kolaborasi yang sejalan dengan semangat membangun kepatuhan perpajakan.

Turnamen digelar selama dua hari dengan mempertandingkan nomor beregu desa dan kelurahan, ganda perwakilan desa/kelurahan, serta kelompok pelajar putra dan putri usia U-13 hingga U-19. Sebanyak 304 peserta ambil bagian, terdiri atas 258 peserta dari desa dan kelurahan serta 46 atlet pelajar. Seluruh pertandingan mengacu pada regulasi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) dan dipimpin wasit berlisensi.

“Kami berharap Turnamen Tenis Meja Hari Pajak ini dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat budaya gotong royong, kolaborasi, serta meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa setiap rupiah pajak yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik,” ujar Ida Bagus Alit Adhi Merta.

Baca Juga:  ACC Danaku Bantu Pengusaha Kursus Mengemudi di Denpasar Kembangkan Usaha dan Tambah Armada

Sementara itu, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menegaskan bahwa pajak memiliki peran vital dalam menopang pembangunan berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pendidikan, layanan kesehatan hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Kota Denpasar yang terus meningkatkan kepatuhan dalam membayar pajak. Kesadaran dan ketaatan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan merupakan wujud kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Denpasar yang kita cintai,” ujarnya.

Selain menjadi ajang memperingati Hari Pajak, menurut Jaya Negara, turnamen ini juga diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit atlet tenis meja yang dapat mengharumkan nama Denpasar pada berbagai kejuaraan. Ia menilai tenis meja merupakan olahraga yang dekat dengan masyarakat sehingga memiliki potensi besar dalam pembinaan atlet usia dini.

Baca Juga:  Sekda Adi Arnawa Buka Turnamen Tenis Meja PTM Singasari Blahkiuh IV

Ke depan, Pemkot Denpasar akan terus memperkuat optimalisasi penerimaan pajak daerah melalui inovasi pelayanan, pemanfaatan teknologi digital, dan peningkatan sinergi bersama pelaku usaha maupun masyarakat. Langkah tersebut diarahkan agar pengelolaan pajak semakin efektif dan hasilnya dapat kembali dinikmati masyarakat melalui pembangunan yang berkelanjutan.

Menutup sambutannya, Jaya Negara mengajak masyarakat menjadikan Hari Pajak sebagai momentum memperkuat partisipasi dalam pembangunan melalui kepatuhan memenuhi kewajiban perpajakan.

“Dengan mengusung semangat Vasudhaiva Kutumbakam serta tema ‘Pajak Rakyat untuk Kesejahteraan Rakyat’, saya berharap kolaborasi seluruh elemen masyarakat mampu mewujudkan fiskal yang kuat demi keberlanjutan pembangunan dan terwujudnya Denpasar Maju,” ujarnya.(per/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments