
UPDATEBALI.com, MANGUPURA – Administrasi kependudukan kini tidak lagi sekadar berkaitan dengan kepemilikan kartu identitas, tetapi menjadi salah satu fondasi penting bagi warga negara dalam mengakses berbagai program kesejahteraan dan pelayanan publik.
Menyadari strategisnya peran perempuan dalam mengelola dokumen rumah tangga, sebanyak 125 kader TP. PKK Kabupaten Badung dari seluruh kecamatan mengikuti workshop di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Senin, 14 September 2026.
Kegiatan bertajuk “Peran Perempuan dalam Tertib Administrasi Kependudukan Bagi Kader TP. PKK Kabupaten Badung Tahun 2026” tersebut digelar untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan kader perempuan.
Melalui workshop ini, para peserta diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam mengedukasi masyarakat agar memiliki data kependudukan yang tertib sekaligus mampu memanfaatkan layanan digital secara tepat.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua TP. PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa kesadaran tertib administrasi perlu dibangun dari lingkungan paling kecil, yakni keluarga.
“Tertib administrasi kependudukan harus dimulai dari lingkungan keluarga. Di sinilah peran perempuan sangat strategis, karena seringkali menjadi pengelola utama urusan dokumen dalam rumah tangga,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh kader untuk berperan aktif memastikan kelengkapan dokumen keluarga dengan memanfaatkan berbagai inovasi teknologi yang tersedia.
“Mari kita mulai dari diri sendiri dan keluarga terdekat. Pastikan setiap anggota keluarga memiliki dokumen yang sah dan lengkap, serta manfaatkan layanan digital yang tersedia agar pelayanan semakin mudah, cepat, aman, dan efisien,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Badung, I Nyoman Rudiarta, melaporkan workshop yang digelar selama satu hari tersebut dirancang agar para peserta dapat meneruskan informasi dan edukasi kepada sesama kader maupun masyarakat di lingkungan masing-masing.
Kegiatan ini turut dihadiri narasumber dari Perwakilan Dinas Sosial Provinsi Bali, Kejaksaan Negeri Badung, dan Pengadilan Negeri Denpasar. Workshop juga diikuti para Ketua TP. PKK Kecamatan se-Kabupaten Badung beserta jajaran pengurus kader.(den/updatebali)


