UPDATEBALI.com, DENPASAR – Maraknya peredaran oli palsu di pasaran menjadi perhatian serius Astra Motor Bali. Di tengah meningkatnya harga pelumas, konsumen diimbau lebih teliti sebelum membeli agar tidak menggunakan produk yang dapat merusak performa mesin sepeda motor.
Sebagai langkah pencegahan, Astra Motor Bali menggelar sosialisasi kepada media, blogger, dan kreator konten di Denpasar, Jumat 17 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan memperluas edukasi kepada masyarakat mengenai cara membedakan oli asli dengan produk palsu melalui teknologi verifikasi yang telah disiapkan oleh Astra Honda Motor.
Manager Sparepart Astra Motor Bali, Nehemia, mengatakan edukasi selama ini memang rutin diberikan kepada konsumen yang datang ke jaringan AHASS. Namun, masih banyak pengguna sepeda motor Honda yang melakukan servis di bengkel umum atau membeli oli melalui berbagai jalur distribusi sehingga informasi tersebut perlu diperluas.
“Kita berharap teman-teman bisa sebagai perpanjangan tangan kami mengedukasi ke konsumen Honda. Kenapa? Karena oleh palsu itu sangat berbahaya. Pertama, merupakan konsumen kita,” ujar Nehemia.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak melihat langsung perbedaan kemasan oli asli dan yang tidak asli. Astra Motor Bali menjelaskan bahwa tampilan fisik kemasan kini semakin sulit dibedakan karena teknologi pemalsuan semakin berkembang. Oleh sebab itu, konsumen tidak lagi disarankan hanya mengandalkan bentuk botol, emboss, atau kualitas cetakan.
Part Sales Supervisor Astra Motor Bali, Cokorda Gde Kresna Dhita, menjelaskan cara paling aman untuk memastikan keaslian produk adalah melalui QR Code yang terdapat pada kemasan oli.
Menurutnya, QR Code dapat dipindai menggunakan kamera ponsel maupun aplikasi Motorku X. Melalui proses tersebut, konsumen dapat mengetahui apakah produk yang dibeli benar-benar terdaftar dalam sistem resmi Astra Honda Motor.
Ia menjelaskan, proses verifikasi dilakukan dalam beberapa tahap, mulai dari pengecekan alamat situs resmi, pencocokan kode unik yang muncul setelah pemindaian, hingga memastikan nomor seri pada botol sesuai dengan data yang ditampilkan sistem.
Selain melalui kamera ponsel, Astra Motor Bali juga mendorong konsumen memanfaatkan aplikasi Motorku X karena proses verifikasinya dinilai lebih praktis.
Melalui aplikasi tersebut, sistem secara otomatis melakukan validasi sehingga konsumen tidak perlu mencocokkan data secara manual. Selain Oli melalui Motorku X konsumen juga bisa memastikan keaslian spare part Honda lainnya seperti Vanbelt, roller, kampas rem.
Region Head Astra Motor Bali menegaskan bahwa penggunaan oli yang tidak sesuai spesifikasi dapat berdampak pada kerusakan mesin dan menimbulkan kerugian bagi pemilik kendaraan.
“Kita berharap teman-teman bisa sama-sama edukasi konsumen lewat media sosial, lewat komunitasnya, bahwa oli ini bukan sekedar oli, tapi itu kan adalah darahnya yang mengalir di badannya motor,” katanya.
Ia menambahkan, Astra Motor Bali akan terus memperluas sosialisasi agar masyarakat semakin memahami pentingnya menggunakan suku cadang dan pelumas asli demi menjaga performa kendaraan.
Selain berfungsi sebagai alat verifikasi keaslian oli, aplikasi Motorku X juga menyediakan berbagai layanan digital, seperti pemesanan servis, pencarian lokasi AHASS, hingga informasi produk dan layanan Honda.
Dengan edukasi tersebut, Astra Motor Bali berharap semakin banyak pengguna sepeda motor Honda yang mampu mengenali produk asli sehingga terhindar dari risiko penggunaan oli yang tidak sesuai standar.(den/ub)





