spot_img
spot_img
BerandaBaliWarga Surabaya Terpapar Omicron di Bali Dandim Badung : Ini Belum Bisa...

Warga Surabaya Terpapar Omicron di Bali Dandim Badung : Ini Belum Bisa Dipastikan Kebenarannya

UPDATEBALI.com, Denpasar – Pasca beredarnya informasi terkait adanya warga asal Surabaya yang terpapar virus varian SARS-CoV-2 B.1.1.529 atau yang lebih dikenal dengan Omicron, usai berlibur dari Bali yang dikonfirmasi langsung oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mendapat respon serius oleh Komandan Disitrik Militer (Dandim) 1611/Badung, Kolonel Inf. Dody Triyo Hadi, S.Sos., M.Si., yang menegaskan bahwa hal tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya.

Hal tersebut diungkapkan Dandim Dody kepada awak media secara langsung, saat dirinya ditemui disela-sela kegiatan Sertijab Perwira, di Makodim Badung, Denpasar, pada Selasa (4/1/2021) pagi. Kolonel Inf. Dody Triyo Hadi yang juga selaku Dansatgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Badung menjelaskan, terkait adanya informasi yang beredar tersebut pihaknya meluruskan bahwa yang bersangkutan (Warga Surabaya) terpapar Covid Omicron belum tentu dari Bali. Hal tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya, karena proses penyelidikan 3T (Tracing, Testing, dan Treatment) masih dilakukan, yang justru pada tahap awal test ditemukan fakta bahwa di hotel tempat warga tersebut menginap, yang memiliki riwayat kontak erat pun menunjukan hasil yang negatif.

Baca Juga:  Bupati Tabanan Dukung Kreativitas Pemuda ST Panca Yowana Melalui Lomba Mancing

“Yang jelas ini saya luruskan, bahwa Warga Surabaya yang terpapar Omicron bukan dari Bali. Ini belum bisa dipastikan, jadi jangan sampe ini jadi opini yang membuat rusak citra Bali sehingga orang-orang takut ke Bali. Kita bersama instansi terkait seperti Dinas Kesehatan dan Kepolisian masih terus menyelidiki, mereka ini tertularnya dimana? Bahkan hasil test tempat dimana dia menginap pun negatif. Jadi kita gabisa langsung pastikan, yang bersangkutan ini kenanya dimana, abis dari Bali dia kemana,” tegas Dandim Dody

Baca Juga:  PUPAR Kritisi Rancangan UU Kepariwisataan yang Disusun Tim Ahli DPR RI

Selanjutnya, menyikapi hal ini, pihaknya bersama dengan Pemerintah Daerah dan Kepolisian akan terus melakukan koordinasi dan upaya strategis untuk menanggulangi permasalahan Omicron ini serta kembali menghimbau masyarakat Badung dan Denpasar khususnya untuk selalu displin menerapkan protokol kesehatan.

“Pasca beredarnya informasi tersebut, kami bersama Pemda terus memaksimalkan upaya penanggulangan melalui 3T (Tracing, Testing, dan Treatment), dan yang paling penting masyarakat harus tetap disiplin dalam menerapkan prokes,” paparnya.

Baca Juga:  Wabup Badung Targetkan Pengesahan RPJMD Tepat Waktu, Tekankan Pariwisata Berkelanjutan

Sementara itu, terkait kegiatan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Perwira di lingkungan Kodim 1611/Badung,
setelah 1 tahun jabatan Kepala Staf Kodim (Kasdim) Badung mengalami kekosongan, kini jabatan tersebut diisi oleh Letkol Inf. Pedro Soares Sarmento, yang akan membantu tugas-tugas Dandim dalam mengkoordinir Perwira Staf yang ada dan kegiatan admnistrasi di lingkungan Kodim 1611/Badung.

“Ya kurang lebih satu tahun jabatan ini tidak ada yang menempati, jadi kehadiran Kasdim ini sudah dinanti-nanti. Agar kinerja kita semakin baik di teritori Kota Denpasar dan Kabupaten Badung kedepannya,” jelas Dandim Dody didampingi Kasdim Pedro Soares. (ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments