UPDATEBALI.com, DENPASAR – Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, secara resmi membuka Uma Palak Festival Tahun 2023 dalam sebuah acara yang meriah di Kawasan Ekowisata Subak Sembung, Kelurahan Peguyangan, Sabtu 22 September 2023.
Festival ini juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Tani Nasional Tahun 2023. Momen pembukaan ditandai dengan pelepasan burung merpati serta peresmian Inovasi Suplai Energi Manajemen Irigrasi Uma Palak (SIUMA) yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan penekanan tombol pemutaran mesin irigasi.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Anggota DPR RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya, Anggota DPRD Kota Denpasar, Wayan Sutama, Executive General Manager Regional Jatimbalinus, Dwi Puja Ariestya, Camat Denpasar Utara, I Wayan Yusswara, Lurah Peguyangan, I Gede Sudi Arcana, serta unsur-unsur terkait lainnya.

Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada PT. Pertamina atas dukungannya terhadap Subak Uma Palak sebagai pelestari budaya, khususnya dalam memperingati Hari Lingkungan. Ia juga menekankan manfaat SIUMA yang melibatkan tenaga surya untuk penerangan dan program pengembalian air yang berdampak positif bagi para petani, terutama saat musim kering. Air akan dialirkan ke sawah-sawah di sepanjang Subak Uma Palak, sehingga hasil pertanian tetap bisa maksimal.
Lurah Peguyangan, I Gede Sudi Arcana, menjelaskan bahwa Uma Palak Festival tahun ini lebih fokus pada kegiatan pertanian khusus di Kelurahan Peguyangan yang memiliki Ekowisata Subak Sembung. Festival ini berlangsung selama dua hari, yakni dari tanggal 22 hingga 23 September 2023, dengan tema “Budaya Lestari Petani Berseri.”
Festival ini juga melibatkan berbagai lomba dan kegiatan, termasuk Lomba Fotografi kategori Umum, Lomba Bikin Lelakut (orang-orangan sawah) antar Remaja/STT se-Peguyangan, Lomba Fashion Show kategori SD & SMP, Lomba Tari Condong & Tari Baris kategori SD, Lomba Tari Margapati kategori SMP, Lomba Melukis tingkat SD & SMP, Lomba Mewarnai tingkat PAUD & TK, Lomba Memancing Ikan Lele, dan Lomba Tangkap Belut.
Selain itu, festival ini dimeriahkan dengan Pameran Adenium, Talkshow tentang Pelestarian Subak dengan Konsep Wisata, Jalan Santai, Donor Darah, serta stan-stan UMKM dan Produk Pertanian. Acara ini menjadi wadah untuk mempromosikan budaya pertanian dan kegiatan-kegiatan berkelanjutan di Kota Denpasar. (per/ub)





