UPDATEBALI.com, BULELENG — Pemerintah Kabupaten Buleleng terus mendorong pembinaan atlet sejak usia dini melalui berbagai kegiatan olahraga, salah satunya turnamen futsal berjenjang yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-422 Singaraja.
Turnamen yang diselenggarakan oleh panitia pelaksana HUT Kota Singaraja ini diikuti pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA/sederajat). Skema berjenjang tersebut dirancang untuk menciptakan pola pembinaan atlet yang sistematis dan berkelanjutan sejak usia dini.
Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, menegaskan bahwa turnamen ini menjadi langkah strategis dalam membangun fondasi olahraga di daerah, khususnya cabang futsal.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan atlet sejak usia dini. Turnamen futsal tidak hanya diperuntukkan bagi siswa SD, tetapi juga berlanjut ke tingkat SMP hingga SMA/sederajat,” ujarnya usai pertandingan persahabatan di GOR Bhuana Patra, Rabu, 25 Maret 2026.
Ia menambahkan, melalui sistem pembinaan berjenjang, diharapkan lahir atlet-atlet futsal yang mampu berprestasi dan menjadi andalan Buleleng di masa depan.
“Kami ingin pembinaan olahraga dilakukan secara berjenjang. Dengan pola ini, kita berharap muncul atlet futsal yang bisa kita andalkan ke depan,” imbuhnya.
Selain turnamen resmi, panitia juga menggelar pertandingan persahabatan antara tim Forkopimda dan wartawan. Laga tersebut menjadi ajang mempererat kebersamaan sekaligus memberikan hiburan bagi masyarakat dalam menyambut perayaan HUT Kota Singaraja.
Bupati Sutjidra juga mengungkapkan bahwa rangkaian kegiatan HUT ke-422 Singaraja yang jatuh pada 30 Maret terus berlangsung dengan beragam agenda yang melibatkan masyarakat luas, seperti jalan sehat, lomba hias, lomba penjor, lomba carving buah, hingga fun run.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Buleleng untuk bersama-sama menyambut HUT ke-422 Kota Singaraja. Berbagai kegiatan sudah dimulai dan akan mencapai puncaknya pada 30 Maret,” katanya.
Sebagai puncak perayaan, akan digelar parade budaya yang melibatkan seluruh kecamatan di Kabupaten Buleleng. Parade tersebut mengusung tema perjalanan Ki Barak Panji Sakti, yang dikemas melalui kolaborasi seni tradisional dan nasional.
“Parade budaya ini akan melibatkan sembilan kecamatan, masing-masing menampilkan satu episode perjalanan sejarah Ki Barak Panji Sakti. Ini akan menjadi tontonan yang luar biasa,” tutupnya.
Dengan rangkaian kegiatan yang beragam, perayaan HUT ke-422 Singaraja diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mampu memperkuat semangat kebersamaan serta melahirkan generasi muda yang berprestasi. (adv/ub)





