spot_img
spot_img
BerandaBaliTinjau Penyemprotan Disinfektan, Wabup Kasta Minta Siswa Tingkatkan Kedisplinan Prokes Covid-19

Tinjau Penyemprotan Disinfektan, Wabup Kasta Minta Siswa Tingkatkan Kedisplinan Prokes Covid-19

UPDATEBALI.com, Klungkung – Setelah dinyatakan dua orang siswa positif Covid-19 yakni siswa kelas VII D Luh GMT (10) dan kakak kelasnya Ketut DS (12) siswa kelas XI B pada Selasa (25/1/2022). Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta langsung turun meninjau proses penyemprotan disinfektan di SMP Negeri 3 Dawan, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Kamis (27/1/2022).

Akibat kasus positif Covid ini, pembelajaran tatap muka (PTM) di dua kelas tersebut sementara ditutup selama lima hari kedepan sejak Rabu (26/1) dan seluruh siswa juga sudah di test sweb hasilnya semuanya negatif. Sementara saat ini sedang dilakukan pembelajaran daring kepada dua kelas tersebut.

Baca Juga:  Sekda Dewa Indra Apresiasi Berita Resmi Statistik Sebagai Bentuk Transparansi Data kepada Masyarakat

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Kasta mengatakan pemerintah sudah melakukan segala upaya untuk mencegah wabah Covid-19 seperti saat ini sudah dilakukan penyemprotan disinfektan disetiap ruang kelas. Wabup juga berharap guru dan siswa tetap tingkatkan protokol kesehatan (prokes) guna untuk mencegah agar tidak terjadi penularan Covid-19. Selain itu, seluruh masyarakat juga diharapkan tetap taat mengikuti prokes Covid-19.

Baca Juga:  Polisi Masih Kejar DPO Pengeroyokan Berkedok Jual Beli Mobil

“Mari bersama-sama terus tetap tingkatkan kedisplinan prokes ini dengan sebaik-baiknya, semoga tidak ada lagi kasus covid-19,” pinta Wabup Kasta didampingi Kadis Pendidikan Kabupaten Klungkung, I Ketut Sujana.

Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Dawan Gusti Ngurah Anom Dwiputra mengatakan bahwa dua orang siswanya yang dinyatakan positif Covid-19 yakni siswa kelas VII D Luh GMT (10) dan kakak kelasnya Ketut DS (12) siswa kelas XI B yakni pada Selasa (25/1) lalu. Setelah itu, pihaknya melakukan test sweb kepada seluruh siswa hasilnya semua negatif. Nah ini menunjukkan bahwa klaster Covid-19 tidak terjadi disekolah, tetapi terjadi diluar sekolah. Pihaknya juga menambahkan disekolah sudah sangat ketat menerapkan prokes Covid-19 dengan baik. Penyemprotan disinfektan juga terus rutin dilakukan.

Baca Juga:  Peringati Hari Kartini, DWP Unud Gelar Lomba Memasak

Sementara saat ini sedang dilakukan pembelajaran daring kepada dua kelas tersebut sampai batas waktu lima hari setelah test sweb.

“Kami disekolah sudah sangat ketat menerapkan protokol kesehatan, semoga tidak ada lagi siswa yang terpapar Covid,” harapnya.(humasklk/puspa).(ub4)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments