UPDATEBALI.com, BULELENG – Sebanyak tiga team dikerahkan untuk membantu proses pencarian terhadap seorang nelayan bernama Gede Winangun (31) asal Banjar Dinas Suka Darma, Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula, Buleleng yang dikabarkan hilang saat pergi melaut di wilayah perairan Desa Tejakula, pada Selasa (6/9/2022) yang lalu.
Kasi Humas Polres Buleleng AKP I Gede Sumarjaya mengatakan bahwa tiga team itu terdiri dari Basarnas Buleleng, Sat Polairud Polres Buleleng serta warga nelayan dengan sepuluh buah jukung masing-masing diawaki oleh dua orang nelayan, adapun pergerakan yang dilaksanakan dianyaranya untuk Satpolairud menyisir sektor barat, Basarnas sektor timur dan nelayan menyebar ke utara, barat dan timur pada Kamis (8/9/2022) sekitar pukul 08.00 Wita. Namun upaya pencarian itu belum membuahkan hasil.
“Tiga team sudah dikerahkan namun sampai saat ini nelayan yang hilang belum diketemukan dan proses pencarian masih sedang berjalan,” Kasi Humas Polres Buleleng AKP I Gede Sumarjaya saat dikonfirmasi pada Kamis (8/9/2022).
Diberitakan sebelumnya korban pergi melaut dengan tujuan untuk memancing di rumpon yang ada di perairan Desa Tejakula. Korban pun berangkat sekitar pukul 14.00 Wita dari pantai kapal Desa Tejakula dan biasanya sudah pulang pada pukul 20.00 Wita namun hingga saat ini masih tak kunjung pulang.
Menurut keterangan saksi Made Sujana (40), yang terakhir kali bertemu dengan korban pada pukul 17.00 Wita sedang memancing di rumpon yang ada ditengah laut Tejakula, saksi juga sempat mengajak korban pulang namun menolak lantaran korban masih ingin memancing di rumponnya.
Sementara itu Gede Wertanaya (55) menemukan perahu warna putih biru milik korban yang masih lengkap dengan mesin merk honda. Dirinya pun berusaha membawa perahu tersebut ke pinggir pantai namun ditengah perjalanan ditemukan oleh Wayan Budiarta (43) yang membantu melakukan pencarian terhadap korban di tengah laut.
“Keduanya akhirnya memutuskan untuk bersama-sama membawa perahu milik korban ke pinggir pantai dengan tujuan akan dikembalikan kepada pihak keluarga korban,” pungkasnya. (diana/ub)





