Minggu, Juni 16, 2024
BerandaBaliSurvei Bank Indonesia: Keyakinan Ekonomi Konsumen Bali Meningkat Tajam di Bulan April

Survei Bank Indonesia: Keyakinan Ekonomi Konsumen Bali Meningkat Tajam di Bulan April

UPDATEBALI.comDENPASAR – Keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi Bali terus menunjukkan tren positif. Survei Konsumen Bank Indonesia pada April 2024 mengindikasikan peningkatan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi Bali.

Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Provinsi Bali yang mencapai 144,5, naik dari 142,0 pada Maret 2024, dan tetap berada di area optimis (indeks > 100).

Peningkatan optimisme konsumen di Bali didorong oleh perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri pada April 2024. Kondisi ini sejalan dengan tren nasional, di mana IKK nasional meningkat menjadi 127,7 dibandingkan dengan 123,8 pada bulan sebelumnya. Survei Konsumen Bank Indonesia merupakan survei bulanan yang mengukur keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini dan ekspektasi masa depan.

Baca Juga:  Pemkab Buleleng Inginkan HIPMI Bantu Kembangkan UMKM

Erwin Soeriadimadja, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, menjelaskan bahwa optimisme konsumen di Bali pada April 2024 didukung oleh peningkatan Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK).

“Peningkatan IKE terutama dipengaruhi oleh naiknya Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja dari 145,0 menjadi 151,0,” ungkapnya.

Sementara itu, peningkatan IEK didorong oleh kenaikan seluruh komponen pembentuknya, terutama Ekspektasi Kegiatan Usaha yang naik dari 147,0 menjadi 154,5, serta Ekspektasi Lapangan Kerja yang meningkat dari 144,50 menjadi 151,0. Ekspektasi Penghasilan juga mengalami peningkatan dari 146,5 menjadi 148,5.

Baca Juga:  Satgas Covid-19 Kecamatan Denut Gencarkan Sosialisasi Peneralan Prokes di Masa PPKM Level 3

Meningkatnya ekspektasi konsumen di masa mendatang diharapkan dapat mendorong perkembangan konsumsi rumah tangga dan memperkuat pertumbuhan ekonomi Bali. Namun, upaya menjaga daya beli masyarakat tetap penting.

“Untuk itu, Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Bali melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota terus berkoordinasi guna memastikan stabilitas pasokan dan harga komoditas, sehingga tingkat inflasi Provinsi Bali tetap berada dalam rentang target,” paparnya.

Baca Juga:  Warga Desa Landih Mengeluh Tak Mampu Beli Set Top Box

Dengan meningkatnya optimisme dan koordinasi yang baik antara pemerintah dan Bank Indonesia, Bali diharapkan dapat terus memperkuat perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(yan/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments