UPDATEBALI.com, BADUNG – Kepala SMK PGRI 2 Badung, Drs. I Gusti Ketut Sukadana, M.Pd, menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kualitas sekolah usai kembali dilantik dalam agenda pelantikan pengurus YPLP PGRI dan kepala sekolah di Kabupaten Badung, Sabtu, 14 Februari 2026.
Ia menyebut amanah tersebut sebagai tantangan untuk membawa SMK PGRI 2 Badung semakin adaptif di tengah persaingan pendidikan yang semakin ketat.
Salah satu langkah yang akan diperkuat adalah strategi branding sekolah melalui pemanfaatan media digital dan optimalisasi website sebagai sarana promosi.
“Minimal kita harus bisa mem-branding sekolah dengan memanfaatkan media elektronik dan media sosial,” ujarnya.
Dari sisi internal, sarana dan prasarana sekolah dinilai sudah memadai. Karena itu, fokus pengembangan ke depan diarahkan pada peningkatan sumber daya manusia (SDM), baik guru, pegawai, maupun tenaga teknis, agar kompetensinya semakin relevan dengan kebutuhan industri.
Dalam aspek akademik, SMK PGRI 2 Badung telah menerapkan kurikulum berbasis industri di hampir seluruh jurusan. Kebijakan ini bertujuan agar lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, sehingga lebih siap kerja.
“Kita hampir semua jurusan menggunakan kurikulum industri agar lulusan benar-benar sesuai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri,” tegasnya.
Sekolah juga memperluas kerja sama dengan berbagai industri serta membuka peluang kerja ke luar negeri. Tahun ini, dua siswa kelas XII dinyatakan lulus seleksi kerja ke Jepang dan dijadwalkan berangkat pada Mei 2026.
Untuk mendukung program tersebut, sekolah telah menyiapkan guru bahasa Jepang sebagai langkah antisipatif terhadap permintaan tenaga kerja ke luar negeri.
Selain itu, SMK PGRI 2 Badung berencana membuka jurusan baru di bidang body otomotif yang dinilai memiliki peluang besar, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
Terkait serapan lulusan, sekitar 40 hingga 50 persen siswa telah diminati industri sebelum kelulusan.
“Kami berusaha memenuhi kebutuhan industri sesuai kompetensi yang dibutuhkan,” katanya.
Dengan penguatan SDM, kurikulum industri, serta perluasan jejaring kerja sama, SMK PGRI 2 Badung optimistis mampu meningkatkan daya saing lulusan dan menarik minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di sekolah tersebut. (yud/ub)





