UPDATEBALI.com, DENPASAR — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar, I.B. Alit Wiradana menyambut kedatangan Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto bersama Ketua TP PKK Kota Surakarta, Venessa Winastesia di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Sabtu, 25 Oktober 2025.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda menghadiri CityNet Executive Committee Meeting Asia Pacific 2025, yang akan berlangsung pada 26–28 Oktober 2025 di Bali Beach Convention, Denpasar.
Sekda I.B. Alit Wiradana menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Denpasar menyambut para peserta CityNet dengan penuh antusias. Ia menilai kegiatan internasional ini menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring antar kota di kawasan Asia Pasifik, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan tradisi Bali kepada dunia.
“CityNet Executive Committee Meeting Asia Pacific 2025 ini merupakan momentum luar biasa untuk memperkuat jejaring serta memperkenalkan seni dan tradisi yang ada di Kota Denpasar maupun Bali kepada kota lain,” ujar Alit Wiradana.
Lebih lanjut, Alit Wiradana menjelaskan bahwa Pemkot Denpasar juga melibatkan sejumlah perguruan tinggi dalam kegiatan ini untuk mendorong pengembangan konsep Smart City (Kota Pintar) di Denpasar.
“Kami berkolaborasi dengan beberapa universitas di Denpasar agar kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus inspirasi dalam membangun kota cerdas dan berkelanjutan,” tambahnya.
Ia juga berharap para delegasi tidak hanya berpartisipasi dalam forum resmi, tetapi juga ikut mengeksplorasi budaya, tradisi, wisata alam, serta kuliner khas Denpasar selama berada di Bali.
“Berharap para delegasi CityNet Executive Committee Meeting Asia Pacific 2025 ini tak hanya aktif pada sesi seremonial, namun juga mengulik kebudayaan, tradisi, wisata alam, maupun kuliner lokal yang menjadi kekayaan Ibu Kota Provinsi Bali ini,” pungkasnya.
Kehadiran para perwakilan kota dari berbagai negara di ajang CityNet 2025 diharapkan dapat memperkuat kolaborasi lintas daerah dalam membangun kota berdaya saing global, ramah lingkungan, dan berbasis budaya.(per/ub)





