Sarasehan HUT ke‑28 Perumda Tirta Sewakadarma, Wawali Denpasar Janji Benahi Distribusi Air Minum

0
357
Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa membuka Sarasehan peringatan ulang tahun ke‑28 Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma.
Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa membuka Sarasehan peringatan ulang tahun ke‑28 Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma. Sumber foto: Humas Denpasar

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa membuka secara resmi Sarasehan dalam rangka peringatan ulang tahun ke‑28 Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma.

Kegiatan digelar Selasa 8 Juli 2025 di Inna Bali Heritage Hotel, Denpasar, dan dihadiri antara lain Ketua Komisi II DPRD Kota Denpasar Wayan Sutama, perwakilan Ombudsman RI Bali, Sekda Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana, serta para kepala satuan kerja perangkat daerah setempat.

Dalam sambutannya, Arya Wibawa mengapresiasi kehadiran pelanggan sebagai mitra dalam upaya transparansi dan dialog terbuka. Ia memohon maaf jika selama ini masih terdapat kekurangan pelayanan, dan menegaskan komitmen Pemkot Denpasar untuk terus meningkatkan kualitas distribusi air baku dan air minum.

Baca Juga:  Mudahkan Penghitungan, DJP Siapkan Aplikasi PPh 21

“Indeks Kepuasan Pelanggan (IKP) kami saat ini mencapai 79%, naik dari 75% tahun lalu. Meski sudah menunjukkan tren positif, target kami selanjutnya adalah menembus ambang 80%,” kata Arya Wibawa.

Sebagai langkah strategis, Perumda tengah menyusun pemetaan zona layanan berbasis District Meter Area (DMA). Program ini dijalankan bekerja sama dengan K‑Water Korea untuk memperbaiki efisiensi manajemen tekanan dan aliran air, memastikan pasokan merata ke seluruh wilayah Kota Denpasar.

Baca Juga:  Pelajar Asal Sumedang yang Hilang di Pantai Kelingking Ditemukan Meninggal Dunia

Direktur Utama Tirta Sewakadarma, I Putu Yasa, menambahkan bahwa sarasehan dan pertemuan pelanggan bertujuan menyamakan visi seluruh pemangku kepentingan dalam upaya pelestarian dan pengelolaan air.

“Kami menerapkan prinsip Tri Hita Karana dalam pelestarian sumber air, mulai dari penghijauan zona resapan hingga kebersihan lingkungan, sesuai pedoman Kementerian PUPR,” ujar Yasa.

Walau distribusi 24 jam dan mutu air memenuhi standar, Yasa mengakui tantangan ketersediaan sumber daya air di tengah peningkatan permintaan masyarakat. Untuk memperkaya diskusi, sarasehan menghadirkan narasumber dari Universitas Udayana, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali, dan Dinas Kesehatan Kota Denpasar, membahas strategi lintas sektor guna menjaga kesinambungan pasokan air.

Baca Juga:  Denpasar Perkuat Pengelolaan Sampah dari Hulu, Rumah Maggot Pemogan Dapat Dukungan Rehabilitasi

Dengan ditutupnya acara Sarasehan, Perumda Tirta Sewakadarma diharapkan dapat mempercepat realisasi proyek‑proyek infrastruktur air dan semakin mendekatkan diri kepada warga sebagai pelanggan utama.(per/ub)