UPDATEBALI.com, DENPASAR – Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menyatakan dukungannya terhadap langkah inspiratif para siswa SMA Negeri 7 Denpasar (Sisma) yang tergabung dalam komunitas Teruna Bagus Teruni Jegeg (TBTJ).
Dukungan itu disampaikan saat menerima audiensi Ketua Umum TBTJ, Ni Made Fany Vanesa Kyra Putri, pada Kamis 19 Juni 2025 di Kantor Wali Kota Denpasar.
Audiensi tersebut membahas pelaksanaan program kerja tahunan bertajuk “Saptara”, yang akan digelar pada 1 Juli 2025 di kawasan suci Pura Maospahit, Jalan Sutomo, Denpasar. Program ini membawa pesan pelestarian lingkungan dan budaya melalui aksi nyata berupa penanaman tumbuhan upakara.
“Saya sangat mengapresiasi semangat generasi muda seperti yang ditunjukkan oleh adik-adik TBTJ Sisma. Mereka tidak hanya belajar di kelas, tapi juga menanam nilai-nilai luhur melalui aksi nyata yang berdampak luas,” ujar Arya Wibawa.
Menurutnya, “Saptara” tidak sekadar kegiatan menanam pohon, tetapi menjadi momentum untuk menanamkan semangat gotong royong, kecintaan terhadap budaya Bali, serta kepedulian terhadap lingkungan. Ia berharap kegiatan seperti ini bisa ditiru oleh sekolah lain di Denpasar.
“Saya yakin kalau pelajar kita terus didorong dengan kegiatan seperti ini, karakter generasi muda Denpasar akan semakin kuat dan penuh nilai. Pemerintah tentu akan terus mendukung kegiatan-kegiatan positif seperti ini,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum TBTJ Sisma, Fany Vanesa Kyra Putri, menjelaskan bahwa program “Saptara” merupakan kepanjangan dari filosofi bersama menanam, yang sejalan dengan tema tahun ini, “Raksa Citta Bhawana” atau menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga pura dan lingkungan sekitar.
“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kami sebagai pelajar untuk menjaga keharmonisan antara manusia dan alam, sesuai dengan nilai Tri Hita Karana. Kami juga ingin mengajak seluruh TBTJ SMA se-Kota Denpasar ikut terlibat agar semangat ini menyebar lebih luas,” jelas Fany.
Menurutnya, “Saptara” bukan sekadar program tahunan, tapi wadah pembentukan karakter bagi pelajar agar menjadi pribadi yang peduli, kreatif, dan berkontribusi dalam pelestarian budaya Bali. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk Pemkot Denpasar, diharapkan dapat memperkuat dampak positif kegiatan ini bagi masyarakat.(per/ub)





