UPDATEBALI.com, DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) memberikan apresiasi kepada para Bunda PAUD desa/kelurahan se-Kota Denpasar yang telah berperan aktif dalam mewujudkan pendidikan anak usia dini (PAUD) berkualitas.
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, didampingi Ketua GOP TKI Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana, bertempat di Ruang Widya Utama Disdikpora Denpasar, Kamis, 28 Agustus 2025.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Disdikpora Kota Denpasar Anak Agung Gede Wiratama, pimpinan OPD terkait, serta para undangan.
Dalam sambutannya, Ny. Antari Jaya Negara menegaskan bahwa apresiasi ini diberikan sebagai bentuk dukungan dan motivasi kepada para Bunda PAUD di tingkat desa maupun kelurahan.
“Pendidikan anak usia dini adalah pondasi utama membangun karakter dan masa depan bangsa. Anak-anak adalah aset terbesar yang harus kita jaga dan bina dengan sepenuh hati. Melalui pendidikan berkualitas sejak dini, kita mempersiapkan generasi cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia,” ujar Antari Jaya Negara.
Ia menjelaskan, pada tahun 2025 pemerintah pusat melalui Kemendikbudristek memiliki dua kebijakan prioritas di jenjang PAUD, yakni perluasan akses PAUD untuk mendukung Wajib Belajar 13 Tahun yang mulai diterapkan tahun ajaran 2025/2026, serta gerakan penguatan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan.
Lebih lanjut, Antari menekankan bahwa peran Bunda PAUD sangat strategis dalam advokasi kebijakan, peningkatan angka partisipasi PAUD, serta memastikan transisi ke SD berjalan optimal.
“Gerakan transisi ini penting untuk mengubah miskonsepsi di lapangan, seperti larangan tes calistung, penerapan masa perkenalan siswa baru, serta pembelajaran yang membangun kemampuan fondasi anak secara bertahap dari PAUD hingga kelas awal SD,” jelasnya.
Sementara itu, Plt. Kabid PAUD dan PNF Disdikpora Kota Denpasar, Ni Made Ayu Agustini, menyebut bahwa dukungan aktif Bunda PAUD mulai tingkat nasional hingga desa/kelurahan sangat efektif dalam mendorong terwujudnya PAUD berkualitas.
“Pendidikan anak usia dini adalah kunci keberhasilan pembangunan SDM berkelanjutan. Karena itu, kolaborasi semua pihak sangat dibutuhkan,” ujarnya.
Tahun 2025, apresiasi ini diikuti perwakilan dari delapan desa/kelurahan, yakni Kelurahan Kesiman, Pedungan, Pemecutan, Desa Padangsambian Kaja, Peguyangan Kaja, Sanur Kauh, Ubung Kaja, dan Sumerta Kaja.
Adapun tim penilai terdiri dari tiga akademisi dan praktisi pendidikan, yaitu Ni Wayan Mudiarni, S.Pd., MM, Arma Fetria, S.Pd., serta Dr. Ida Ayu Alit Maharatni, S.Psi., M.Si.
Melalui kegiatan apresiasi ini, Pemkot Denpasar berharap peran Bunda PAUD semakin optimal dalam mendukung wajib belajar 13 tahun serta menghadirkan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan, demi lahirnya generasi emas Denpasar di masa depan.(per/ub)





