spot_img
spot_img
BerandaBaliRumah Warga di Desa Prancak Terbakar, Kerugian Ditaksir Jutaan Rupiah

Rumah Warga di Desa Prancak Terbakar, Kerugian Ditaksir Jutaan Rupiah

UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Kebakaran rumah tempat tinggal terjadi di Banjar Tibu Kleneng, Desa Prancak, Kecamatan / Kabupaten Jembrana, Minggu, 10 Desember 2023 dini hari.

Peristiwa kebakaran tersebut diduga akibat hubungan pendek arus atau korsleting listrik. Namun bersyukur tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian ditaksir sekitar Rp. 5 juta.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Satpol PP Jembrana I Kadek Rita Budhi Atmaja, menjelaskan, kebakaran terjadi sekitar pukul 02.30, wita. Kebakaran rumah dengan ukuran luas 6 x 7 m², milik I Nyoman Dharma Yasa (57) warga Banjar Tibu Kleneng, Desa Prancak.

Baca Juga:  Pastikan LPG Tepat Sasaran, Pertamina dan Pemda Bali Gelar Sidak di Kabupaten Bangli

“Namun luas yang terbakar sekitar 4 x 3 m², salah satu ruangan kamar rumah tempat tinggal korban,” ungkap Atmaja, Minggu pagi 10 Desember 2023.

Peristiwa, kata dia, diketahui pertamakali oleh kakak korban I Nengah Derni yang terbangun karena mendengar suara ledakan, di rumah adiknya. Setelah ia keluar untuk mengecek, ternyata rumah adiknya sudah terbakar, dan ia segera membangunkan adiknya.

Baca Juga:  BBM Medindo dan FK Unud Gelar Bali International Emergency Battle Summit

“Setelah I Nyoman Dharma Yasa terbangun ia kemudian menelpon I Putu Hendra anggota Damkar untuk menghubungi Mako Damkar,” ujarnya.

Regu 1 Damkar yang sedang piket kemudian langsung berangkat menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Kurang lebih sekitar 40 menit api sudah bisa dipadamkan dengan mengerahkan armada 4 unit dan menghabiskan 2 unit mobil tangki air, sekitar 10 ribu liter.

“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp 5 juta. Penyebab awal diduga akibat konsleting listrik,” pungkasnya.

Baca Juga:  Ratusan Kegiatan Kampanye di Buleleng, Bawaslu Sebut Belum Ada Pelanggaran

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada serta selalu memastikan kondisi kelistrikan di rumah dalam keadaan baik dan aman. Selain itu, pastikan juga sarana seperti kompor maupun dupa setelah sembahyang. Sehingga tidak menimbulkan potensi terjadinya kebakaran.

“Segera laporkan ke pihak yang berwenang agar dapat segera ditangani,” tukasnya.(dik/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments