spot_img
spot_img
BerandaBaliPuluhan Anjing Zona Merah Rabies di Vaksinasi Darurat

Puluhan Anjing Zona Merah Rabies di Vaksinasi Darurat

UPDATEBALI.com, Jembrana – Puluhan ekor anjing peliharaan warga Dusun Sumbersari, Desa Melaya, Jembrana di vaksinasi darurat, Selasa, (5/4/2022).

Vaksinasi ini menyasar daerah zona merah, sekitar lokasi kasus gigitan rabies yang terjadi beberapa waktu lalu. Dan sekaligus untuk memutus penularan virus rabies.

Vaksinasi darurat oleh petugas vaksin dari kesehatan hewan Kecamatan Melaya ini menyasar anjing di setiap rumah -rumah warga. Disamping juga akan dijadwalkan vaksinasi masal dari Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, karena banyaknya kasus rabies di Jembrana, bahkan terbanyak dibanding Kabupaten lainnya di Bali.

Baca Juga:  Program Studi Sarjana Psikologi FK Unud Bersama dengan Adelaide University Gelar Guest Lecture

Satu persatu rumah waga yang memiliki anjing didatangi petugas untuk divaksin. Warga dengan sukarela menyerahkan anjingnya pada petugas untuk divaksin. Namun tidak sedikit warga yang enggan menyerahkan anjingnya untuk divaksin karena takut anjingnya mati.

“Saya takut, soalnya ada anjingnya baru selesai vaksin terus mati, “kata Ni Ketut Ariani, warga Dusun Sumbersari, saat menyerahkan anjingnya untuk di suntik vaksin.

Baca Juga:  Sekda Adi Arnawa Hadiri Karya Pitra Yadnya Desa Adat Karang Dalem

Warga berdalih, salah satu anjingnya pernah mati setelah mendapat vaksin beberapa bulan lalu. Setelah dijelaskan bahwa vaksinasi tersebut untuk mencegah penyebaran virus rabies, akhirnya menyerahkan anjingnya untuk divaksin.

“Iya, saya tahu banyak sekarang yang digigit anjing rabies. Takut juga dengarnya. “Sambungnya.

Petugas vaksin dari kesehatan hewan Kecamatan Melaya Ni Komang Aprilina Widi Suputri mengatakan, vaksinasi emergency dilakukan sebagai respon terjadinya gigitan anjing yang terjadi pada pekan lalu. Karena sudah dipastikan rabies, maka hewan penular rabies, khususnya anjing di sekitar lokasi terjadi gigitan harus divaksin.

Baca Juga:  Usai SEA Games Vietnam, PB PABSI Fokus ke Kualifikasi Olimpiade Paris
vaksinasi rabies
Vaksinasi darurat oleh petugas vaksin dari kesehatan hewan Kecamatan Melaya. Sumber foto : nal/ub

“Radius anjing yang divaksin sekitar 5 sampai 10 kilometer dari lokasi terjadinya gigitan anjing rabies, “terangnya.

Menurutnya, karena anjing yang positif rabies sebelum mati kekhawatiran sempat menularkan rabies dengan menggigit anjing lain di sekitarnya.

“Dari kasus gigitan terkahir Minggu lalu, hasil dari penelitian laboratorium positif rabies,” tandasnya. (nal/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments