spot_img
spot_img
BerandaNasionalProgram Pejuang Muda 2025 Dorong Lahirnya Pionir Keselamatan Jalan dari Kalangan Mahasiswa

Program Pejuang Muda 2025 Dorong Lahirnya Pionir Keselamatan Jalan dari Kalangan Mahasiswa

UPDATEBALI.com, JAKARTA — Upaya melahirkan generasi muda yang peduli keselamatan jalan kembali diperkuat melalui keikutsertaan PT Astra Honda Motor (AHM) dalam program Pejuang Muda Keselamatan Jalan Indonesia 2025, sebuah inisiatif hasil kolaborasi Indonesia Road Safety Partnership (IRSP) dan Kementerian Perhubungan RI.

Program yang menyasar mahasiswa dari berbagai institusi transportasi ini digelar di tiga daerah: Yogyakarta, Bali, dan Cikarang pada Jumat, 14 November 2025.

Tahun ini, sebanyak 125 mahasiswa terpilih berkesempatan mengikuti pembekalan intensif yang dirancang khusus untuk generasi muda. Mereka berasal dari STTD, PKTJ, Politeknik Transportasi Darat Bali, Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, hingga Universitas Gadjah Mada.

Baca Juga:  Pj Mahendra Jaya Ajak Seluruh Elemen Berkolaborasi dalam Pencegahan dan Penanganan TPPO

Selain mempelajari dasar berkendara aman, peserta mendapatkan pelatihan keselamatan dengan pendekatan kreatif khas mahasiswa. Pembekalan praktik safety riding diberikan langsung oleh instruktur Honda yang telah tersertifikasi dan berpengalaman.

Program pelatihan tahun ini tersebar di beberapa pusat pelatihan resmi:

  • Bali: Poltrada Bali menjadi tempat pelatihan bagi 25 mahasiswa.
  • Yogyakarta: Astra Motor Safety Riding Center memberikan pelatihan bagi 25 peserta.
  • Cikarang – Jawa Barat: AHM Safety Riding Park (SRP) Deltamas menjadi pusat terbesar dengan 75 peserta.

Selain keterampilan berkendara, para pejuang muda juga dilatih menggunakan media sosial sebagai kanal kampanye keselamatan. Mereka didorong menciptakan konten kreatif, edukatif, dan dekat dengan bahasa anak muda.

Baca Juga:  Jelang Hari Raya Galungan, Harga Ayam di Pasar Galiran Naik

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, menegaskan pentingnya peran mahasiswa sebagai penyebar budaya keselamatan.

“Generasi muda punya kekuatan untuk memengaruhi dan menggerakkan rekan-rekannya. Melalui pendekatan yang fun dan relevan, kami percaya pesan keselamatan bisa lebih mudah diterima,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi ini senada dengan kampanye keselamatan berkendara yang selama ini dijalankan AHM di seluruh Indonesia.

Selama tahun 2025, AHM dan jaringan dealernya berhasil menyelenggarakan 6.926 kegiatan edukasi dengan total 1.070.814 peserta.

Program dibagi dalam dua kelompok penerima yakni, Anak-anak dan pelajar sekolah berjumlah 196.550 peserta. Fokus kegiatan: dongeng keselamatan, simulasi maket lalu lintas, taman lalu lintas anak, dan pengenalan bahaya berkendara.

Baca Juga:  Wabup Jembrana ajak Masyarakat Desa Air Kuning Teladani Nabi Muhammad SAW

Dewasa (mahasiswa hingga karyawan) berjumlah 874.264 peserta. Materi: identifikasi potensi bahaya, teknik berkendara, hingga edukasi sepeda motor listrik. Diselenggarakan di kampus, perusahaan, kafe, dan pusat pelatihan seperti Safety Riding Center di Tangerang, Serang, Yogyakarta, Sidoarjo, Bandung, Jambi, Pekanbaru, dan Medan.

Andy menegaskan bahwa pembaruan materi terus dilakukan mengikuti perkembangan teknologi dan karakter pengendara masa kini.

“Kami ingin budaya berkendara aman tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi benar-benar menjadi kebiasaan,” jelasnya.(den/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments