spot_img
spot_img
BerandaBaliPolres Jembrana Kumpulkan 3 Ton Lebih Sampah di Desa Pengambengan Pasca Banjir

Polres Jembrana Kumpulkan 3 Ton Lebih Sampah di Desa Pengambengan Pasca Banjir

UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Pasca banjir yang melanda sebagian wilayah di Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, beberapa hari yang lalu, sebanyak 3 ton lebih sampah berhasil dibersihkan dari drainase atau got saluran air di beberapa titik yang menjadi faktor penyebab banjir.

Kegiatan gotong royong, bersih sampah tersebut dilakukan oleh jajaran Polres Jembrana bersama warga masyarakat sekitar dan anak anak sekolah dasar serta instansi terkait, Kamis 13 Juli 2023.

Dari pantauan, ratusan anggota Polres Jembrana serta masyarakat menyisir saluran air atau drainase disepanjang areal lapangan depan Pura Segara Pengambengan. Mereka memungut sampah serta mengeruk endapan tanah yang memenuhi drainase, untuk menormalisasi saluran air. Dari data yang diperoleh, jumlah sampah yang didapatkan dari giat pembersihan sampah tersebut 3.910 kg sesuai hasil jembatan timbang di TPA Peh.

Baca Juga:  Polres Jembrana Bersama Warga Tanam Ratusan Bibit Pohon di Hutan Mendoyo

Ditemui dilokasi, Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana mengatakan, kegiatan bersih lingkungan sampah ini serentak dilaksanakan oleh jajaran Polri dengan mengusung tema Membersihkan Sampah Serentak.

“Jadi hari ini serentak seluruh Polsek seluruh Polres hadir di beberapa titik yang dipandang perlu untuk dilakukan pembersihan terutama untuk sampah plastik,” kata Kapolres usai melakukan gotong royong.

Khususnya Polres Jembrana, kata dia, memilih tempat di wilayah Desa Pengembangan. Menurutnya, wilayah tersebut beberapa waktu lalu terdampak banjir yang lumayan parah dan merendam ribuan KK di desa tersebut. Sehingga dampak banjir tersebut muncul banyak sampah serta lumpur tanah yang mengendap atau menyumbat saluran drainase.

Baca Juga:  DLH Gianyar Dikritik Akibat Penggunaan Plastik Sekali Pakai di Lomba Lingkungan

“Sehingga kita hari ini bekerjasama dengan Dinas LH, kita jadi kita utamakan untuk plastik-plastik yang ada yang kita utamakan untuk di ambil, untuk bisa kita bawa ke TPA,” pungkasnya.

Sementara Kepala Desa Pengambengan Kamaruzaman, menjelaskan, ada 4 titik yang menjadi saluran air atau got yang sering tersumbat sampah dan mengalami pendangkalan akibat banjir. Salah satunya jalan drainase ke menuju ke pantai di sebelah barat sirkuit All in One Pengambengan dan disekitar Bajar Munduk di Kampung Kedunen.

Baca Juga:  Ratusan Warga Purabaya Sukabumi Terdampak Banjir

“Jadi yang harus dibersihkan di titik itu. Itu drainase semua,” kata Kamaruzaman.

Menurutnya, sampah kiriman juga banyak datang, pasca banjir berapa hari lalu. Selain itu, tanah lumpur juga banyak masuk drainase, sehingga menjadi dangkal.

“Tahun lalu kita sudah sempat melakukan pembersihan atau normalisasi di tempat itu, tetapi karena banyak banjir yang kemarin sangat besar kemudian tertutup lagi,” pungkasnya.

Pihaknya juga berterimakasih kepada pihak pemerintah, khusunya jajaran Polres Jembrana, sudah ikut serta membantu membersihkan lingkungan. Ia berharap kegiatan seperti ini bisa menyadarkan semua masyarakat terutama warga sekitar untuk selalu menjaga lingkungan bersih dari sampah dan banjir bisa diantisipasi.(dik/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments