spot_img
spot_img
BerandaBaliPLN UID Bali Tingkatkan Pemahaman Masyarakat tentang Keselamatan Kelistrikan

PLN UID Bali Tingkatkan Pemahaman Masyarakat tentang Keselamatan Kelistrikan

UPDATEBALI.comDENPASAR – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keselamatan ketenagalistrikan.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan pemanfaatan energi listrik berlangsung secara aman di tengah meningkatnya kebutuhan listrik dan perkembangan aktivitas masyarakat, termasuk sektor pariwisata yang menjadi penopang utama Bali.

Dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di Denpasar, Kamis 11 Juni 20262026), Manager K3L dan Keamanan PLN UID Bali, I Made Ariana, menekankan bahwa keselamatan ketenagalistrikan merupakan aspek penting yang harus menjadi perhatian bersama, baik oleh penyedia layanan maupun pengguna listrik.

Menurutnya, keselamatan ketenagalistrikan tidak hanya berkaitan dengan keandalan pasokan listrik, tetapi juga mencakup perlindungan terhadap manusia, lingkungan, serta seluruh makhluk hidup dari potensi bahaya yang dapat ditimbulkan oleh instalasi maupun penggunaan tenaga listrik.

“Listrik tidak hanya harus andal dalam mendukung aktivitas masyarakat dan sektor pariwisata, tetapi juga harus aman. Karena itu, aspek keselamatan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelayanan PLN kepada pelanggan,” ujar Ariana dalam kegiatan sosialisasi keselamatan ketenagalistrikan pada Kamis 11 Juni 2026 di Denpasar.

Ia menjelaskan bahwa penerapan keselamatan ketenagalistrikan berpedoman pada berbagai aturan yang berlaku, termasuk Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan, Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2021, serta sejumlah regulasi teknis yang mengatur standar keselamatan instalasi dan jaringan listrik.

Baca Juga:  Teten: Konsumen Indonesia harus Diedukasi Beli Produk dalam Negeri

Dalam pemaparannya, Ariana juga menjelaskan alur sistem kelistrikan yang melayani Pulau Bali. Pasokan listrik berasal dari berbagai jenis pembangkit, seperti pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD), pembangkit listrik tenaga gas (PLTG), hingga sumber energi baru terbarukan yang kemudian disalurkan melalui jaringan transmisi dan distribusi sebelum diterima pelanggan.

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keselamatan ketenagalistrikan.
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keselamatan ketenagalistrikan. Sumber foto: yud/ub

Selain itu, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai pembagian tanggung jawab antara PLN dan pelanggan dalam pengelolaan instalasi listrik. Ia menerangkan bahwa instalasi setelah alat pembatas dan pengukur (APP) atau kWh meter yang berada di dalam bangunan menjadi tanggung jawab pelanggan. Sedangkan jaringan dan peralatan sebelum titik tersebut merupakan aset yang dikelola PLN.

“Jika masyarakat menemukan gangguan pada kWh meter atau instalasi yang menjadi kewenangan PLN, segera laporkan kepada PLN. Semua perbaikan pada aset PLN dilakukan tanpa biaya tambahan. Jika ada oknum yang meminta bayaran untuk pekerjaan yang menjadi tanggung jawab PLN, masyarakat dapat melaporkannya,” tegasnya.

Baca Juga:  Sidang Promosi Doktor PSDIE FEB Unud, Promovenda Luh Ayu Aryani Lulus "Cumlaude:

Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Bali, Imbar Susanto, mengatakan bahwa menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, PLN tidak hanya memastikan keandalan pasokan listrik, tetapi juga terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya keselamatan ketenagalistrikan.

“Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, PLN siap dengan pasokan listrik yang andal agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dan tradisi dengan nyaman. Layanan kami juga selalu siap hadir ketika dibutuhkan masyarakat. Melayani dengan cepat merupakan komitmen kami, namun keselamatan tetap menjadi perhatian utama. Melalui forum ini kami berharap sinergi dengan media dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus terjalin untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan listrik,” ujar Imbar.

PLN juga mengingatkan masyarakat untuk lebih memperhatikan keberadaan jaringan listrik tegangan menengah yang banyak melintas di kawasan permukiman maupun sepanjang ruas jalan. Keberadaan jaringan 20 kilovolt (kV) tersebut memiliki ketentuan ruang bebas atau right of way (ROW) yang harus dipatuhi guna meminimalkan risiko kecelakaan kelistrikan.

Untuk jaringan tegangan menengah 20 kV, masyarakat diimbau menjaga jarak aman terhadap bangunan maupun benda di sekitar jaringan. Ketentuan ini penting untuk menjaga keselamatan warga sekaligus memastikan keandalan sistem distribusi listrik tetap terjaga.

Baca Juga:  Astra Motor Bali Berikan Edukasi Keselamatan Berkendara kepada Karyawan PT Wooden Fish Village

Diskusi yang dipandu oleh Arief Wibisono, Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bali Bidang Pendidikan, berlangsung interaktif dengan berbagai pembahasan mengenai keselamatan instalasi listrik rumah tangga, pentingnya penggunaan peralatan berstandar, hingga peran desa adat dalam mendukung penyebarluasan edukasi keselamatan ketenagalistrikan kepada masyarakat.

Dalam diskusi tersebut, para peserta juga membahas pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan instalasi listrik yang sesuai standar, terutama saat pemasangan perlengkapan pendukung upacara dan kegiatan keagamaan yang berpotensi meningkatkan beban listrik rumah tangga. Edukasi mengenai jarak aman terhadap jaringan listrik, penggunaan peralatan yang memenuhi standar, serta pelaporan dini terhadap potensi gangguan menjadi poin penting yang disampaikan kepada masyarakat.

Diskusi yang berlangsung interaktif tersebut menghasilkan kesamaan pandangan bahwa keselamatan ketenagalistrikan harus menjadi bagian dari budaya masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan yang identik dengan meningkatnya aktivitas serta kebutuhan listrik. Selain memastikan keandalan pasokan listrik, upaya edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan listrik yang aman juga menjadi faktor penting dalam mencegah potensi gangguan maupun kecelakaan ketenagalistrikan.(yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments