UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Korban tertimpa pohon perindang di Jalan Denpasar-Gilimanuk, I Wayan Arsana (53), meninggal dunia setelah 11 hari dirawat intensif di RSUP Prof Ngoerah.
Kejadian tersebut terjadi pada 1 September 2024, saat pohon mengkudu tumbang menimpa korban yang melintas dengan sepeda motor.
Istri korban, Ni Ketut Sri Astuti, menyebutkan suaminya mengalami luka serius di kepala dan sempat dirujuk ke RSU Negara sebelum akhirnya dirawat di RSUP Prof Ngoerah. Upacara pengabenan korban telah dilaksanakan pada 29 September di Krematorium Pekutatan.
Pjs Bupati Jembrana, I Ketut Sukra Negara, menyampaikan duka cita dan menyerahkan santunan duka kepada keluarga korban.
“Kami berharap keluarga tabah. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah,” ujarnya. Ia juga menginstruksikan OPD terkait untuk mengevaluasi dan memitigasi risiko pohon tumbang guna mencegah kejadian serupa.
Kepala BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra, menjelaskan bantuan sebesar Rp 10 juta diserahkan sebagai santunan duka dari Belanja Tidak Terduga. (yud/ub)





