UPDATEBALI.com, DENPASAR — Penjabat Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Denpasar Selatan Tahun Anggaran 2027. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong di Hotel Prama Sanur, Senin 19 Januari 2026.
Musrenbang kali ini mengusung tema “Peningkatan Kualitas Daya Saing SDM Serta Inovasi Pelayanan Publik Yang Berbasis Budaya Melalui Transformasi Digital Menuju Denpasar Maju”, yang diharapkan menjadi forum partisipatif seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pembangunan di Kecamatan Denpasar Selatan.
Kegiatan dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra, anggota DPRD Kota Denpasar, Made Oka Cahyadi Wiguna dan Putu Melati Purbaningrat, Kepala Bappeda Kota Denpasar, I Wayan Putra Sarjana, Camat Denpasar Selatan, Ida Bagus Made Purwanasara, Perbekel/Lurah se-Kecamatan Denpasar Selatan, serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam sambutannya yang dibacakan Pj. Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan bahwa pencapaian pembangunan maksimal membutuhkan perencanaan yang matang. Musrenbang diharapkan menjadi wadah membahas usulan yang menghasilkan terobosan serta program prioritas.
Lebih lanjut dijelaskan, musyawarah pembangunan desa/kelurahan menghasilkan program yang menjadi acuan pembangunan di tingkat kecamatan. Setiap usulan juga diseleksi untuk menajamkan prioritas, sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Tentu kami berharap melalui Musrenbang ini seluruh peserta dapat memberikan kontribusi berupa ide atau gagasan konstruktif sehingga mampu menghasilkan keputusan dan rumusan tentang usulan program atau kegiatan pembangunan yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat di Kota Denpasar,” tegas Eddy Mulya.
Camat Denpasar Selatan, Ida Bagus Made Purwanasara, dalam laporannya menekankan bahwa pembangunan desa/kelurahan merupakan bagian integral dari pembangunan nasional. Keterlibatan masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan pengawasan dianggap penting untuk meningkatkan tanggung jawab serta keberlanjutan pembangunan daerah.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa dalam Musrenbang Kecamatan Denpasar Selatan Tahun 2027 terdapat 65 usulan.
“Tentu kami berharap dengan adanya 65 usulan tersebut dapat menjadi prioritas guna mewujudkan kesejahteraan rakyat di Kecamatan Denpasar Selatan dan khususnya di Kota Denpasar,” ujarnya.(per/ub)





