spot_img
spot_img
BerandaBisnis & EkonomiPermintaan Hewan Kurban Asal Mukomuko Meningkat

Permintaan Hewan Kurban Asal Mukomuko Meningkat

UPDATEBALI.com, Mukomuko – Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengatakan jumlah permintaan hewan kurban dari wilayah setempat keluar daerah meningkat signifikan menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko Fitriyani Ilyas, di Mukomuko, Rabu, mengatakan peningkatan tersebut terpantau melalui permintaan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) maupun yang tidak mengurus SKKH.

“Berdasarkan permintaan SKKH per hari ini saja sudah sebanyak 200 ekor sapi dengan jumlah pendapatan dari SKKH sebesar Rp2 juta, meningkat dibandingkan hari biasa sebanyak 100 ekor,” ujarnya.

Baca Juga:  Prodi MIH FH Unud Gelar RPPS

Sebanyak 200 ekor sapi keluar daerah itu yang terpantau melalui pos pemeriksaan di Jalan Lintas Sumatera di perbatasan daerah ini dengan Provinsi Sumatera Barat, belum termasuk sapi keluar dari “jalan tikus”.

Berdasarkan data dari petugas di pos pemeriksaan tidak kurang dari sebanyak 200 ekor sapi keluar melalui “jalan tikus”, dan sapi keluar tersebut tanpa dilengkapi SKKH.

“Kami dapat informasi dari petugas tentang pedagang yang rutin menjual sapi keluar daerah tetapi tidak melalui pos pemeriksaan di perbatasan,” ujarnya.

Baca Juga:  Optimalkan Penggunaan Dana Desa, Desa Bontihing Gandeng Fakultas Teknik Desain Kantor Desa

Tetapi sekarang ini ada petugas yang menjaga “jalan tikus” tersebut untuk mencegah masuknya hewan ternak sapi dari daerah yang terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK).

Ia mengatakan, jumlah permintaan hewan kurban dari wilayah setempat keluar daerah semakin meningkat menjelang H-3 hingga H-2 Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah

Tahun 2021 jumlah permintaan hewan kurban asal wilayah ini keluar daerah sebanyak 1.300 ekor sapi, kemungkinan tahun ini jumlah permintaan hewan kurban asal wilayah ini keluar daerah semakin meningkat dibandingkan tahun lalu.

“Salah satu pedagang di daerah ini mendapatkan kontrak 500 ekor sapi untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban bagi warga di Provinsi Sumatera Barat dan Riau, belum lagi permintaan hewan kurban dari pedagang lainnya,” ujarnya.

Baca Juga:  Angkringan Negaroa Bahagia di Terminal Negara diresmikan

Meskipun jumlah permintaan hewan kurban asal wilayah setempat keluar daerah lebih dari 1.000 ekor, namun pasokan hewan kurban masih dapat mencukupi kebutuhan masyarakat setempat pada Idul Adha.

Ia menyebutkan, populasi hewan ternak sapi, kerbau, dan kambing di daerah ini sebanyak 25 ribu ekor sehingga mencukupi kebutuhan masyarakat pada Idul Adha tahun 2022. (ub/antara)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments