updatebali.com/, MANGUPURA – Pemerintah Kabupaten Badung menggelar rapat evaluasi dan pengendalian pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026 Triwulan I, Selasa 20 Mei 2026, di ruang pertemuan Kantor BKPSDM, Puspem Badung.
Kegiatan tersebut dipimpin Sekda Badung Ida Bagus Surya Suamba dan diikuti seluruh pimpinan perangkat daerah selaku pengguna anggaran di lingkungan Pemkab Badung.
Rapat tersebut membahas perkembangan pelaksanaan program pembangunan daerah, mulai dari progres pengadaan barang dan jasa, realisasi fisik kegiatan, hingga capaian penyerapan anggaran pada triwulan pertama tahun berjalan.
Sekda Badung Ida Bagus Surya Suamba menegaskan, evaluasi rutin ini menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh program strategis pemerintah daerah berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Menurutnya, pengendalian pelaksanaan kegiatan tidak hanya berfokus pada capaian administrasi, tetapi juga memastikan kualitas pelaksanaan program dan ketepatan waktu penyelesaian kegiatan di lapangan.
“Evaluasi ini sangat penting dalam upaya pengendalian dan evaluasi progres pelaksanaan kegiatan pembangunan atau pengadaan barang/jasa serta serapan anggaran yang bersumber dari APBD Badung tahun anggaran 2026,” ujarnya.
Ia menjelaskan, ruang lingkup evaluasi mencakup progres pengadaan barang dan jasa, pelaksanaan fisik kegiatan, serta realisasi keuangan guna memastikan output program dapat tercapai secara optimal.
Selain evaluasi, Pemkab Badung juga akan melakukan langkah pengendalian melalui intervensi terhadap kegiatan yang mengalami keterlambatan, baik dari sisi pengadaan, fisik pekerjaan, maupun serapan keuangan.
“Dari evaluasi ini akan dilanjutkan dengan pembinaan dan pengawasan lapangan terhadap kegiatan strategis dan prioritas daerah yang dihadiri Pimpinan direncanakan pada bulan Juli 2026 mendatang,” jelasnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Badung, Bayu Angga Widura mengatakan rapat evaluasi dilaksanakan secara berkala setiap triwulan sebagai bagian dari upaya monitoring pelaksanaan APBD.
Menurutnya, forum tersebut juga menjadi sarana bagi perangkat daerah untuk menyampaikan berbagai kendala teknis yang dihadapi dalam pelaksanaan program.
“Rapat ini bertujuan mengidentifikasi kendala dari Perangkat Daerah serta merumuskan langkah percepatan agar program pembangunan berjalan tepat waktu dan sesuai aturan,” terangnya.
Pemkab Badung berharap melalui evaluasi berkala ini, pelaksanaan program pembangunan daerah dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.(den/ub)





