Sabtu, Mei 18, 2024
BerandaFinansialOJK Dorong Penguatan Keuangan Melalui GERAK Syariah 2024

OJK Dorong Penguatan Keuangan Melalui GERAK Syariah 2024

UPDATEBALI.comJAKARTAOtoritas Jasa Keuangan (OJK) menggalang sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, dalam acara puncak Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2024 pada 4 April 2024.

Friderica menyatakan bahwa pengembangan keuangan syariah di Indonesia memerlukan sinergi dan kolaborasi antara OJK, Bank Indonesia, DSN MUI, PUJK, dan stakeholder lainnya. Ini dianggap sebagai langkah krusial untuk memajukan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

Baca Juga:  Peringati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-59, Puluhan Paket Sembako dibagikan ke Warga

“Pentingnya menjaga kerja sama ini tidak hanya selama bulan Ramadan, tetapi juga secara berkelanjutan,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Departemen Literasi, Inklusi, dan Komunikasi OJK, Aman Santosa, melaporkan sejumlah capaian GERAK Syariah, termasuk kegiatan literasi, inklusi, dan sosial. Rangkaian GERAK Syariah meliputi Kajian dan Obrolan seputar Keuangan Syariah (KOLAK) serta Kompetisi Keuangan Syariah di Bulan Ramadan (KURMA). Tujuan dari GERAK Syariah adalah mempercepat peningkatan indeks literasi dan inklusi keuangan syariah serta berbagi manfaat keuangan syariah kepada masyarakat melalui dana sosial.

Aman menjelaskan bahwa GERAK Syariah tahun ini telah menyelenggarakan total 1.345 kegiatan, termasuk kegiatan literasi, inklusi, dan sosial. Kegiatan tersebut berhasil menjangkau 3.057.194 peserta edukasi dan mendorong inklusi pada 1.175.019 orang di berbagai wilayah Indonesia. Lebih lanjut, sejumlah dana sekitar Rp7,24 Miliar telah disalurkan kepada 93.768 orang yang terlibat dalam kegiatan sosial.

Baca Juga:  OJK Atur Ulang Syarat Perizinan Pinjol

Menurut survei yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), indeks literasi keuangan syariah meningkat dari sembilan persen pada tahun 2022 menjadi 39 persen pada tahun 2023. Hal ini menunjukkan dampak positif dari upaya promosi dan edukasi yang dilakukan oleh OJK dan stakeholder terkait.

Pada acara puncak GERAK Syariah, Wakil Ketua Badan Pengurus Harian DSN-MUI, Adiwarman A. Karim, menyampaikan kajian islami dengan topik “Semangat Halal Lifestyle untuk Hidup yang Lebih Berkah dan Fitrah”. Acara ditutup dengan sesi doa yang dipimpin oleh Ketua Badan Pengurus Harian DSN-MUI, Prof. Dr. K.H. Hasanudin, serta buka puasa bersama dengan Forum Komunikasi Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah serta stakeholder lainnya.

Baca Juga:  OJK Imbau Konsumen Lapor Polisi jika Dapat Ancaman dari Penagih Utang

Melalui penyelenggaraan GERAK Syariah, OJK berkomitmen untuk mewujudkan masyarakat yang terliterasi dan terinklusi dalam keuangan syariah hingga ke pelosok negeri, dengan memperkuat sinergi dan kolaborasi bersama PUJK Syariah dan stakeholder terkait.(yud/ub)

BERITA TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments