spot_img
spot_img
BerandaBaliMangku Pastika, Membangun Bali Harus Kompak dan Terbuka Dalam Komunikasi

Mangku Pastika, Membangun Bali Harus Kompak dan Terbuka Dalam Komunikasi

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Anggota Dewan Perwakilan Daerah, Made Mangku Pastika, berpandangan bahwa untuk membangun Bali dan mengatasi berbagai persoalan yang ada, para pemangku kepentingan bersama dengan masyarakat harus kompak dan terbuka dalam komunikasi.

“Kalau kita kompak, maka jika ada persoalan, cenik gae ento (kecil pekerjaan itu), asal komunikasi tidak ditutup,” kata Pastika dalam acara bertajuk Temu Kangen Tokoh di Nexx Cafe, Jalan Diponegoro, Denpasar pada Rabu, 31 Juli 2024.

Meskipun banyak yang mengatakan bahwa Bali saat ini dalam kondisi yang tidak baik-baik saja, Gubernur Bali periode 2008-2018 itu berpandangan bahwa Bali dalam kondisi yang sangat baik berdasarkan berbagai data statistik yang ada.

Baca Juga:  Antisipasi PMK, Distan Badung Terjunkan Dokter Hewan

“Indikatornya, angka kemiskinan menurun, pengangguran sedikit, indeks pembangunan manusia (IPM) cukup tinggi dan pertumbuhan ekonominya makin bagus,” ucapnya pada acara temu tokoh yang dihadiri puluhan tokoh, dari kalangan praktisi, akademisi, hingga politisi.

Menurut Pastika, masalah kemacetan terjadi karena semakin banyak wisatawan yang datang, yang pada gilirannya memberikan kesejahteraan bagi pelaku pariwisata dan masyarakat Bali yang berusaha di bidang pariwisata.

Pastika juga menceritakan bahwa terkait dengan persoalan sampah yang marak dibicarakan belakangan ini, ia telah berdiskusi dengan para narasumber terkait dan mengunjungi lokasi pengolahan sampah. Selain itu, ia juga telah mengundang para ahli jiwa dan tokoh agama di Provinsi Bali untuk membicarakan solusi terkait kasus aksi bunuh diri di Bali.

Baca Juga:  Walikota Jaya Negara Pacu Semangat Kaling/Kadus Menggencarkan pelaksanaan Tracing Covid-19 di Kota Denpasar

“Jadi, sebenarnya semua bisa ada solusinya. Mari solusi-solusi terkait persoalan Bali kita titip kepada para calon pemimpin Bali ke depan. Yang penting kita kompak dan ada komunikasi. Jangan sampai komunikasi tersumbat. Kalau kita mau, pasti kita bisa, kita harus optimistis,” ucapnya.

Pastika mengajak berbagai komponen agar mau bergerak dan bersuara sebagai masukan dan kontrol kepada calon-calon pemimpin Bali yang akan bertarung pada Pilkada Serentak 2024.

Pemilik Krisna Oleh-Oleh, Ajik Krisna, mengatakan bahwa potensi ekonomi Bali dan masyarakatnya sesungguhnya sangat besar. Ia juga berencana mengembangkan usahanya agar menyerap lebih banyak tenaga kerja, termasuk dengan memberdayakan kaum disabilitas.

Baca Juga:  Pemkab Buleleng Perpanjang Program “Promo Merdeka” dan Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor

Sementara itu, Ketua Aliansi Masyarakat Pariwisata Bali sekaligus Ketua Nawa Cita Pariwisata Indonesia Pusat, IGK Sutawa, mengaku optimistis bahwa berbagai masalah yang muncul saat ini bisa diselesaikan dengan kompak.

Advokat senior Ketut Ngastawa mengatakan bahwa pertemuan yang dihadiri para tokoh masyarakat tersebut merupakan momentum yang penuh makna, khususnya bagi Bali yang belakangan ini dianggap tidak dalam kondisi baik-baik saja.

“Persoalan yang dihadapi Bali seperti kemacetan, sampah, dan sebagainya ini mesti menjadi catatan untuk dijadikan solusi,” kata Ngastawa.(as/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments