UPDATEBALI.com, BULELENG — Memperingati Hari Kartini, Kecamatan Tejakula menggelar aksi kemanusiaan melalui kegiatan donor darah yang berlangsung di Rumah Jabatan Camat Tejakula, Selasa, 21 April 2026.
Kegiatan ini terselenggara bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Camat Tejakula, Kadek Agus Hartika, mengatakan kegiatan donor darah menjadi bagian dari komitmen pemerintah kecamatan dalam mendukung aksi sosial kemanusiaan, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan stok darah.
“Ini merupakan bentuk nyata kepedulian kami terhadap sesama. Kami ingin terus hadir dan berkontribusi bagi masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan darah,” ujarnya.
Kegiatan tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, desa adat, pemerintah desa, tenaga kesehatan dari puskesmas, hingga masyarakat umum. Partisipasi yang luas ini mencerminkan tingginya kesadaran sosial warga di Kecamatan Tejakula.
Agus Hartika mengungkapkan, jumlah peserta donor darah terus mengalami peningkatan. Dari sebelumnya sekitar 50 orang, kini jumlah pendonor telah mencapai lebih dari 60 orang.
“Antusiasme masyarakat semakin tinggi. Tidak hanya pendonor rutin, tetapi juga banyak peserta baru yang ikut berpartisipasi,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan donor darah akan terus dilaksanakan secara berkala dengan memperhatikan interval ideal, yakni setiap 4 hingga 6 bulan. Ke depan, agenda serupa direncanakan kembali digelar pada peringatan hari besar lainnya, termasuk Hari Pahlawan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan transfusi darah sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial.
Sementara itu, salah satu peserta donor, Ni Luh Lia Sulastrini, mengaku merasakan manfaat positif dari kegiatan tersebut, baik dari sisi kesehatan maupun kemanusiaan.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Selain membantu sesama, saya juga merasakan tubuh menjadi lebih sehat dan bugar setelah rutin donor darah,” ungkapnya.
Ia mengaku telah mengikuti donor darah sebanyak lima kali dan mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan serupa.
“Ini kesempatan baik untuk berbagi. Selain untuk kemanusiaan, manfaatnya juga sangat baik bagi kesehatan,” tandasnya.(adv/ub)





