Lembaga Layanan Publik Dorong Pemanfaatan Medsos untuk Keterbukaan Informasi

0
463
Lembaga Layanan Publik Dorong Pemanfaatan Medsos untuk Keterbukaan Informasi
Lembaga Layanan Publik Dorong Pemanfaatan Medsos untuk Keterbukaan Informasi. Sumber foto: Istimewa

UPDATEBALI.comKLUNGKUNG – Lembaga layanan publik diminta untuk memanfaatkan media sosial (medsos) secara lebih optimal dalam upaya implementasi keterbukaan informasi publik. Penggunaan medsos diharapkan dapat menjadi alternatif efektif dalam memperluas jangkauan informasi publik serta mengatasi keterbatasan dana yang sering dihadapi.

Dr. I Nengah Muliarta, S.Si., M.Si., Ketua Asosiasi Media Sosial Indonesia (AMSI) Bali, yang juga merupakan akademisi dari Fakultas Pertanian Universitas Warmadewa, menyampaikan pentingnya pemanfaatan media sosial dalam webinar tentang “Dasar-Dasar Penulisan Berita” yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Klungkung pada Selasa 26 Maret 2024.

Baca Juga:  OJK Resmikan Dua Sistem Digital Asuransi, Dorong Transparansi dan Perlindungan Konsumen

Muliarta menyatakan bahwa media sosial bukan hanya sebagai alat informasi yang transparan, tetapi juga memberikan kesan responsif pemerintah terhadap masyarakat dengan biaya yang lebih terjangkau, cepat, dan efektif.

“Media sosial saat ini menjadi salah satu saluran komunikasi yang efektif bagi lembaga layanan publik untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat. Oleh karena itu, optimalisasi penggunaan media sosial sangat penting dalam upaya implementasi keterbukaan informasi publik,” ujarnya.

Baca Juga:  Karya Mamungkah hingga Menawa Ratna di Kutuh, Bupati Adi Arnawa Ajak Jaga Tri Hita Karana

Dia menambahkan bahwa media sosial dapat digunakan oleh lembaga layanan publik untuk menyampaikan informasi terkait kebijakan, program, dan layanan yang tersedia bagi masyarakat, serta sebagai sarana untuk menerima masukan dan aspirasi dari masyarakat.

Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Klungkung, Luh Ketut Ari Citrawati, S.Sos., MM., juga mengungkapkan pentingnya peran media sosial dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan masyarakat. Menurutnya, media sosial telah membentuk cara baru dalam pertukaran informasi melalui daring yang lebih cepat dan tepat.

Baca Juga:  Diduga Dianiaya, Driver Ojol Lapor Polisi

“Dengan melihat efektivitas media sosial dalam membangun komunikasi dan interaksi dengan masyarakat, pemerintah harus mampu memanfaatkan media sosial untuk meraih perhatian dan dukungan khalayak luas,” ungkap Citrawati.

Dia juga mengakui bahwa kemampuan personel terkait dengan penulisan berita dan pembuatan konten belum merata di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Oleh karena itu, Diskominfo Klungkung berkolaborasi dengan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Bali untuk memberikan Bimbingan Teknis penulisan berita guna meningkatkan kualitas informasi yang disampaikan melalui media sosial.(yud/ub)