UPDATEBALI.com, KLUNGKUNG – Lembaga layanan publik diminta untuk memanfaatkan media sosial (medsos) secara lebih optimal dalam upaya implementasi keterbukaan informasi publik. Penggunaan medsos diharapkan dapat menjadi alternatif efektif dalam memperluas jangkauan informasi publik serta mengatasi keterbatasan dana yang sering dihadapi.
Dr. I Nengah Muliarta, S.Si., M.Si., Ketua Asosiasi Media Sosial Indonesia (AMSI) Bali, yang juga merupakan akademisi dari Fakultas Pertanian Universitas Warmadewa, menyampaikan pentingnya pemanfaatan media sosial dalam webinar tentang “Dasar-Dasar Penulisan Berita” yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Klungkung pada Selasa 26 Maret 2024.
Muliarta menyatakan bahwa media sosial bukan hanya sebagai alat informasi yang transparan, tetapi juga memberikan kesan responsif pemerintah terhadap masyarakat dengan biaya yang lebih terjangkau, cepat, dan efektif.
“Media sosial saat ini menjadi salah satu saluran komunikasi yang efektif bagi lembaga layanan publik untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat. Oleh karena itu, optimalisasi penggunaan media sosial sangat penting dalam upaya implementasi keterbukaan informasi publik,” ujarnya.
Dia menambahkan bahwa media sosial dapat digunakan oleh lembaga layanan publik untuk menyampaikan informasi terkait kebijakan, program, dan layanan yang tersedia bagi masyarakat, serta sebagai sarana untuk menerima masukan dan aspirasi dari masyarakat.
Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Klungkung, Luh Ketut Ari Citrawati, S.Sos., MM., juga mengungkapkan pentingnya peran media sosial dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan masyarakat. Menurutnya, media sosial telah membentuk cara baru dalam pertukaran informasi melalui daring yang lebih cepat dan tepat.
“Dengan melihat efektivitas media sosial dalam membangun komunikasi dan interaksi dengan masyarakat, pemerintah harus mampu memanfaatkan media sosial untuk meraih perhatian dan dukungan khalayak luas,” ungkap Citrawati.
Dia juga mengakui bahwa kemampuan personel terkait dengan penulisan berita dan pembuatan konten belum merata di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Oleh karena itu, Diskominfo Klungkung berkolaborasi dengan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Bali untuk memberikan Bimbingan Teknis penulisan berita guna meningkatkan kualitas informasi yang disampaikan melalui media sosial.(yud/ub)





