spot_img
spot_img
BerandaNasionalKuatkan Peran Sosial Perempuan, OJK Latih Duta Literasi Keuangan Se-Indonesia

Kuatkan Peran Sosial Perempuan, OJK Latih Duta Literasi Keuangan Se-Indonesia

UPDATEBALI.com, JAKARTA – Komitmen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam memperluas jangkauan literasi keuangan terus digencarkan, kali ini menyasar kelompok perempuan dan ibu rumah tangga yang dinilai memiliki peran strategis dalam pengelolaan keuangan keluarga.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah pelaksanaan Training of Trainers (ToT) OJK PEDULI bagi anggota Kongres Wanita Indonesia (KOWANI), yang berlangsung secara hybrid di Kantor OJK, Jakarta, Rabu 2 Juli 2025.

ToT ini merupakan bagian dari sinergi antara OJK dan KOWANI guna mencetak para Duta Literasi Keuangan yang akan menjadi pelatih dan penyampai edukasi keuangan di berbagai wilayah Indonesia.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi dalam sambutannya mengatakan bahwa peran ibu sangat vital dalam membangun budaya literasi keuangan di tingkat rumah tangga.

Baca Juga:  OJK Perkuat Industri Asuransi dengan Penerapan PSAK 74

“Perempuan, terutama para ibu, memiliki potensi besar sebagai penggerak perubahan di masyarakat. Peran mereka sebagai edukator dalam keluarga menjadikan mereka ujung tombak peningkatan pemahaman keuangan yang berkelanjutan,” ujar Friderica.

Friderica juga menegaskan bahwa keterampilan literasi keuangan adalah bagian dari life skill penting yang harus dimiliki oleh perempuan. Melalui pelatihan ini, para peserta tidak hanya akan memahami konsep dan produk keuangan, tetapi juga mampu menularkannya kepada anak-anak dan lingkungan sekitar. “Ilmu dari pelatihan ini tidak boleh berhenti di peserta saja, tapi harus dilanjutkan, dibagikan, dan menjadi manfaat yang luas,” tegasnya.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Pastikan KTT ASEAN Siap Digelar

Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua Umum KOWANI, Nanny Hadi Tjahjanto, yang menyampaikan apresiasinya kepada OJK. Menurut Nanny, menjadikan perempuan sebagai agen literasi keuangan adalah strategi yang relevan di tengah ketidakpastian ekonomi global dan tantangan domestik.

“Perempuan harus berada di garis depan dalam menjaga stabilitas ekonomi keluarga. Lewat literasi keuangan, mereka bisa mencegah krisis, mengelola pengeluaran secara bijak, dan menanamkan prinsip perencanaan masa depan,” ungkap Nanny.

Ia juga menekankan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk nyata kontribusi sosial yang membawa dampak positif, tidak hanya bagi diri sendiri tetapi juga masyarakat luas.

Baca Juga:  HUT ke-80 RI di Tabanan Berlangsung Khidmat, Bupati Sanjaya Ajak Masyarakat Refleksi Semangat Kemerdekaan

ToT OJK PEDULI kali ini diikuti oleh sekitar 1.100 anggota KOWANI dari seluruh Indonesia, terdiri dari 100 peserta yang hadir langsung di lokasi dan 1.000 peserta secara daring. Dalam sesi pelatihan, peserta mendapatkan materi terkait:

  • Pengenalan lembaga OJK
  • Pencegahan pinjaman online ilegal dan investasi bodong
  • Pengelolaan keuangan pribadi dan keluarga
  • Pengenalan produk investasi seperti reksa dana

OJK berharap pelatihan ini akan menjadi tonggak penting dalam memperkuat kapasitas perempuan Indonesia dalam mendukung gerakan nasional literasi dan inklusi keuangan.(yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments