UPDATEBALI.com, BULELENG – Ketua GOW Kabupaten Buleleng, Ny. Hermawati Supriatna, menghadiri kegiatan Kick Off pemasangan KB implan dan IUD gratis dalam rangka Bulan Bhakti Bidan Indonesia memperingati HUT ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI).
Kegiatan berlangsung di Praktik Mandiri Bidan Agustini, Desa Tukadmungga, Kamis, 30 April 2026.
Ketua Pengurus Daerah IBI Provinsi Bali, Ni Nyoman Budiani, menyampaikan bahwa aksi sosial ini merupakan bentuk kepedulian bidan terhadap kesehatan ibu dan anak, sekaligus mendorong perencanaan keluarga yang lebih baik.
“Dengan adanya KB, keluarga dapat merencanakan kehamilan sehingga optimal dalam merawat dan mendidik anak dengan tujuan mencetak generasi emas 2045,” ujarnya.
Ny. Hermawati Supriatna mengapresiasi langkah IBI Buleleng yang secara aktif menggelar pelayanan KB gratis. Ia menilai, IBI merupakan organisasi strategis yang menjadi pilar penting dalam mendukung program GOW di daerah.
“Kemajuan bidan adalah kemajuan bagi seluruh organisasi di daerah. Selamat Ulang Tahun ke-75 Ikatan Bidan Indonesia ini adalah bukti ketangguhan bidan sebagai garda terdepan kesehatan ibu dan anak,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Ni Luh Gede Sukardiasih, berharap kegiatan ini menjadi aksi berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas keluarga.
Ia menekankan bahwa program keluarga berencana saat ini tidak hanya berfokus pada jumlah anak, tetapi juga pada kualitas generasi yang dihasilkan.
“Saya mengajak seluruh bidan untuk menjadi edukator yang tak henti mengedukasi masyarakat untuk ber-KB. Terimakasih juga kepada aseptor yang memutuskan untuk ber-KB karena ini adalah komitmen keluarga menuju bahagia,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Ny. Hermawati turut meninjau langsung pelaksanaan pemasangan KB implan dan IUD serta menyapa para akseptor. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan mengikuti siaran daring bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN.
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keluarga berencana, sekaligus memperkuat peran bidan sebagai garda terdepan dalam menjaga kesehatan ibu dan anak.(adv/ub)





