UPDATEBALI.com, BADUNG – Setelah berlangsung selama tiga hari, rangkaian Karya Mapedudusan Agung, Menawa Ratna, Mapeselang medasar Tawur Balik Sumpah Utama di Pura Lingga Bhuwana, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, resmi ditutup melalui upacara mesineb pada Redite Umanis Menail, Minggu, 13 Juli 2025.
Upacara mesineb yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Buruan Griya Pesraman Darmasaba dan Ida Pedanda Bodha Bukit Putra Griya Panti Denpasar ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian karya besar yang puncaknya telah dilangsungkan pada Purnama Kasa, 10 Juli 2025.
Upacara ini turut dihadiri oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa beserta istri, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta bersama istri Nyonya Yunita Alit Sucipta, Wakil Ketua DPRD Badung I Made Sunarta, serta Sekda Badung IB Surya Suamba selaku Prawartaka Karya didampingi istri, Nyonya Oliviana Surya Suamba.
Hadir pula pimpinan perangkat daerah, Majelis Subak dan para pekaseh, Majelis Desa Adat, PHDI, Widya Sabha, serta pegawai di lingkungan Pemkab Badung.
Dalam prosesi mesineb, para pimpinan daerah turut mengikuti Upacara Nuwek Bagia Pula Kerti dan Penyejeg, dilanjutkan dengan mundut Ida Bhatara tedun murwa daksina dari utamaning mandala ke madya mandala, serta katuran pedatengan dan makincang-kincung.
Pada kesempatan tersebut, para pimpinan juga menghaturkan Rsi Bojana kepada para Sulinggih yang telah memuput karya.
Sebagai informasi, Karya Mapedudusan Agung ini digelar setiap sepuluh tahun sekali, dan terakhir dilaksanakan pada tahun 2015 lalu.
Usai upacara, Bupati Adi Arnawa mengaku bersyukur atas kelancaran seluruh rangkaian karya yang berjalan dengan baik dan paripurna.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Badung menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ida Ratu Sulinggih, para pemangku, serta seluruh pengayah yang telah melaksanakan swadharma agama dengan tulus ngayah muput karya ini,” ujar Bupati.
Bupati juga berharap, melalui karya suci ini, masyarakat dan seluruh jagat Badung diberikan kekuatan, kesehatan, kerahayuan, dan kerahajengan.
“Mudah-mudahan dengan terlaksananya karya besar ini, kita semua akan diberikan kekuatan, kesehatan, kerahayuan, kerahajengan, sehingga jagat Badung stata rahayu,” tutupnya.(den/ub)





