UPDATEBALI.com, TABANAN – Kabupaten Tabanan berhasil meraih Juara Pertama dalam kategori Busana Malam dalam Lomba Busana dan Parade Busana PKB XLV tingkat provinsi Bali.
Acara ini dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, S.H., M.M, dan mendapat apresiasi langsung darinya. Lomba tersebut berlangsung di Gedung Ksirarnawa Art Center Denpasar dan diikuti oleh perwakilan dari seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Bali.
Acara ini juga dihadiri oleh Ny. Putri Suastini Koster, Ketua TP PKK Provinsi Bali, serta Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Bali, kepala OPD terkait, desainer, dan peserta lomba. Lomba busana terbagi menjadi tiga kategori, yaitu Lomba Desain dan Peragaan Busana Kerja Adat Bali Berpasangan, Busana Wisuda Jenjang Pendidikan Tinggi Berpasangan, dan Busana Malam Berpasangan.
Kabupaten Tabanan berhasil meraih Juara Pertama dalam kategori Lomba Desain dan Peragaan Busana Malam Berpasangan dengan rancangan desainer Andri yang berjudul “Winih Nirmalaning Segara”. Pemilihan juara lomba melalui berbagai tahapan penilaian yang melibatkan desainer, presentasi konsep desain, serta edukasi untuk melestarikan tekstil tradisional Bali dan mempertimbangkan identitas budaya, harmonisasi, etika, dan estetika.
Ny. Putri Koster, Ketua Dekranasda Provinsi Bali, memberikan apresiasi atas kerja keras Ketua Dekranasda Se-Kabupaten/Kota yang berpartisipasi dalam ajang lomba tersebut. Ia berharap agar masyarakat Bali kembali menata busana sesuai dengan adat dan karakter lokal, serta membangkitkan kreativitas dan inovasi dalam penggunaan tenun tradisional.
“saya berharap agar inovasi desain busana dapat digunakan dalam kegiatan sehari-hari, tidak hanya terbatas pada busana adat sembahyang, tetapi juga untuk wisuda, Jero Mangku, Yowana, dan pecalang,”ungkapnya.
Ny. Rai Wahyuni, Ketua Dekranasda Kabupaten Tabanan, merasa bangga dan memberikan apresiasi luar biasa terhadap kreativitas desainer muda yang telah mengharumkan nama Tabanan dalam pelestarian seni dan budaya. Ia mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian Kabupaten Tabanan sebagai juara pertama dalam kategori busana malam.
“kompetisi ini tidak hanya mencari juara, tetapi juga meningkatkan kreativitas dan melestarikan tenun, terutama endek, yang merupakan hasil kerajinan Bali. Ia berharap pakaian malam ini dapat digunakan secara luas oleh masyarakat dengan konsep yang lebih sederhana,”imbuhnya. (den/ub)





