spot_img
spot_img
BerandaBaliJembrana Dapat CSR 15 Milyar Garap RMU Moderen di Subak Tibu Beleng...

Jembrana Dapat CSR 15 Milyar Garap RMU Moderen di Subak Tibu Beleng Penyaringan

UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Dana CSR dari Bank Mandiri akan segera disalurkan bagi Gabungan Kelompok Petani Bersama (Gapoktan) di subak tibu beleng Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo.

Bantuan itu diperuntukkan membangun Rice Milling Unit ( RMU) senilai 15 milyar. Dengan penyaluran CSR itu membantu memperkuat pelaksanaan program kewirausahaan petani di Kabupaten Jembrana.

Jelang penyaluran CSR, Bupati Tamba kembali berkoordinasi bersama Direktur Hubungan Lembaga Rohan Hafas bersama jajaran Bank Mandiri terkait di Denpasar, Kamis (8/9).

Rohan Hafas memastikan bahwa program CSR (Corporate social responsibility) RMU tersebut segera disalurkan untuk masyarakat di Kabupaten Jembrana khususnya bagi Gabungan Kelompok Petani Bersama (Gapoktan) di Subak Tibu Beleng.

Baca Juga:  Kejari Denpasar Terima Pengembalian Dana Perkara Korupsi Rp125 juta

“Keberadaan RMU ini, kami harapkan dapat meningkatkan income dan derajat petani di Kabupaten di Jembrana. Apalagi Bali yang terkenal akan pariwisatanya sempat terpuruk akibat pandemi. Saatnya masyarakat Bali kembali pada jati dirinya yakni sebagai petani. Semoga ini menjadi contoh, dan Jembrana mengawalinya,” harapnya.

Lebih lanjut ia juga menjelaskan bahwa hibah CSR RMU di Jembrana ini, merupakan projek yang 3, setelah sebelumnya keberadaan projek ini sukses didaerah lainnya.

Baca Juga:  Gubernur Koster Tutup Bulan Bahasa Bali IV Tahun 2022

“Untuk kami, project RMU di Jembrana ini merupakan yang ke-3 bahkan mau ke-4, dan selama 3-4 tahun berjalan, RMU telah mampu menghasilkan profit. Saya ingin kesuksesan tersebut nanti berlaku juga di Jembrana. Semoga adanya RMU menjadi role model bisnis pertanian modern di Jembrana,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Tamba ingin RMU segera dapat terealisasi, mengingat hal ini sebagai jawaban dari permasalah pertanian di Kabupaten Jembrana.

Baca Juga:  Giri Prasta Ajak Semua Pihak Lestarikan dan Ajegkan Dresta Hindu Bali

“Seperti halnya pada masa panen dan pasca panen, justru harga gabah murah dengan keberadaan Rice Milling Unit (RMU) inilah menjadi jawaban atas penyelesaian permasalahan tersebut. Astungkara RMU dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi produksi beras para petani. RMU juga bisa menjadi pengelolaan beras terpadu yang berskala besar,” pungkasnya.

Turut mendampingi Bupati, Asisten II I Gusti Ngurah Sumber Wijaya dan Kadis Pertanian I Wayan Sutama. (ang/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments