spot_img
spot_img
BerandaBaliJelang Nyepi 2026, Pemkot Denpasar Perkuat Koordinasi Lintas Sektor untuk Jaga Kondusivitas

Jelang Nyepi 2026, Pemkot Denpasar Perkuat Koordinasi Lintas Sektor untuk Jaga Kondusivitas

UPDATEBALI.comDENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar mengintensifkan koordinasi lintas sektor guna memastikan seluruh rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026 berjalan aman dan tertib.

Ajakan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, saat memimpin rapat pengamanan dan persiapan Nyepi di Kantor Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Rabu 4 Maret 2026.

Rapat dihadiri unsur Forkopimda, Majelis Desa Adat (MDA), PHDI, FKUB, Bendesa Adat se-Kota Denpasar, perbekel/lurah, hingga unsur pecalang dan yowana. Pertemuan ini menjadi forum penyamaan persepsi menjelang tahapan Nyepi yang meliputi prosesi Melasti, Tawur Agung Kesanga, malam Pangerupukan dengan pengarakan ogoh-ogoh, pelaksanaan Catur Brata Panyepian, hingga Ngembak Geni.

Baca Juga:  Optimalisasi Pungutan Wisatawan Asing, DPRD Bali Bahas Revisi Perda

Dalam arahannya, Eddy Mulya menekankan pentingnya kolaborasi Desa Adat, desa/kelurahan, serta aparat TNI/Polri untuk menjaga stabilitas wilayah, terlebih karena tahun ini rangkaian Nyepi berdekatan dengan Hari Raya Idul Fitri.

“Intinya kami berharap seluruh pihak bersama-sama menjaga agar rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 berjalan lancar, aman dan tetap harmonis dalam keberagaman,” ujarnya.

Baca Juga:  Semarakkan Peringatan Bulan Bung Karno VI, Pemkot Denpasar Adakan Berbagai Lomba

Ia menjelaskan, secara teknis pelaksanaan ritual sepenuhnya menjadi kewenangan Desa Adat yang telah memiliki pararem dan awig-awig sebagai pedoman. Pemerintah kota berperan sebagai fasilitator sekaligus penghubung koordinasi guna mendukung kelancaran dan pengamanan di lapangan.

“Kami meyakini Desa Adat sangat memahami teknis pelaksanaan. Melalui rapat ini kita menyamakan persepsi, terutama terkait mobilitas masyarakat dan pengamanan,” tambahnya.

Senada dengan itu, Bendesa Madya MDA Kota Denpasar, I Ketut Wisna, menyebutkan bahwa rapat koordinasi ini lebih difokuskan pada pengaturan jadwal melasti, pengarakan ogoh-ogoh, serta pola pengamanan, bukan pada teknis upacara yang telah diatur dalam tatanan adat masing-masing desa.

Baca Juga:  Astra Financial Tunjuk Denpasar sebagai Model Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer

“Di Desa Adat pelaksanaan sudah jelas sesuai pararem. Di sini kita mengatur pergerakan, jadwal dan sistem pengamanan agar semuanya berjalan tertib dan kondusif,” jelasnya.

Dengan penguatan sinergi ini, Pemkot Denpasar berharap seluruh rangkaian Nyepi 2026 dapat berlangsung khidmat, aman, serta tetap menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat.(per/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments