UPDATEBALI.com, DENPASAR – Keselamatan berkendara menjadi prioritas utama bagi setiap pengguna sepeda motor.
Melalui edukasi safety riding, Astra Motor Bali mengimbau masyarakat agar lebih peka terhadap kondisi sistem pengereman kendaraan.
Sering kali pengendara baru menyadari adanya masalah pada rem ketika kondisinya sudah cukup parah. Padahal, sejumlah gejala awal seperti tarikan rem yang terasa lebih dalam, muncul bunyi decit, hingga getaran tidak wajar merupakan tanda penting yang tidak boleh diabaikan.
Technical Training Instructor Astra Motor Bali, Hendra Sagita, menegaskan bahwa sistem pengereman merupakan komponen vital yang harus selalu dalam kondisi optimal.
“Jangan menunggu hingga rem benar-benar bermasalah untuk melakukan pengecekan. Jika mulai terasa lebih dalam, muncul bunyi, atau getaran, itu sudah menjadi sinyal awal yang harus segera ditindaklanjuti agar tidak membahayakan saat berkendara. Dan yang terpenting, selalu #Cari_Aman,” ujarnya.
Untuk menjaga performa rem tetap maksimal, pengendara dapat melakukan beberapa langkah sederhana berikut:
Cek minyak rem
Pastikan volume minyak rem tidak berada di bawah batas minimum. Penurunan drastis perlu segera diperiksa lebih lanjut.Periksa selang dan caliper rem
Pastikan tidak ada kebocoran pada komponen yang dapat mengganggu kinerja pengereman.Perhatikan kampas rem
Kampas yang sudah menipis harus segera diganti agar pengereman tetap optimal.Uji pedal atau handel rem
Pastikan rem tetap responsif dan bekerja dengan baik saat digunakan.
Apabila ditemukan tanda-tanda tidak normal, pengendara disarankan segera membawa sepeda motor ke bengkel resmi AHASS untuk mendapatkan penanganan teknisi berpengalaman sesuai standar Honda.
Dengan jaringan bengkel yang luas dan layanan berkualitas, AHASS terus berkomitmen memberikan rasa aman dan nyaman bagi konsumen. Astra Motor Bali pun mengingatkan pentingnya mengutamakan keselamatan dalam berkendara.
“Safety first, jangan terburu-buru di jalan,” tutupnya.(den/ub)





